|
Depok
Pilkada Depok, PKS Jajaki Koalisi dengan Partai Lain
Jum'at, 25 Pebruari 2005 | 18:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tiga nama yang muncul sebagai calon wakil Nur Mahmudi Isma'il dalam pencalonan Walikota bulan Juni 2005 mendatang tidak ada yang berlatar belakang partai. Meski begitu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Prihandoko, hal itu tidak menutup kemungkinan bagi PKS untuk menjalin koalisi dengan partai lain.
"Saat ini sedang kami bahas dan jajaki, apakah akan bergabung dengan partai lain atau tidak," kata Prihandoko kepada Tempo, Jumat (25/2). Munculnya tiga nama independen tersebut, menurutnya, bukan suatu kesengajaan. "Kebetulan dari 15 nama yang mendaftar, tiga orang itu yang terjaring," ujarnya.
"Tapi kami tidak akan mengajak koalisi dengan iming-iming jabatan di pemerintahan. Itu bukan tradisi PKS," kata Prihandoko. PKS, menurutnya, akan menjalin koalisi atas dasar kesamaan komitmen untuk membangun kota Depok bersama.
Prihandoko menyatakan, lawan berat Nur Mahmudi adalah Badrul Kamal. Dia juga mengakui sudah mengetahui kalau Badrul sudah mulai merapat pada beberapa partai. PKS sendiri belum secara intensif melakukan pendekatan dengan partai lain, kerana menurut Prihandoko, beberapa partai sudah mulai merapat dan memunculkan figur. "PKS akan memprioritaskan merapat kepada rakyat," katanya.
Menurut Prihandoko, kekuatan PKS hingga saat ini mencapai sekitar 40 persen suara. "28 persen adalah suara yang kami peroleh pada saat pemilu 2004, sisanya suara dari NU,\" katanya. Salah seorang bakal calon pendamping Nur Mahmudi, yaitu Yuyun Wirasaputra, menurut Prihandoko, didukung oleh organisasi masyarakat Nahdatul Ulama( NU).
DPC PKS menargetkan, calon pendamping Nur Mahmudi sudah ditetapkan pada tanggal 5 Maret 2005. Mulai Senin, PKS akan mengadakan diskusi publik untuk menyerap aspirasi masyarakat tentang siapa yang lebih pantas untuk mendampingi Nur Mahmudi. "Kita harap Pak Nur ikut mendampingi," katanya.
Kegiatan tersebut akan dilakukan setiap hari secara bergantian di enam kecamatan yang ada di kota Depok. Sedangkan kampanye selanjutnya, PKS akan menunggu aturan main dan tetapan dari Komisi Pemilihan Umum Daerah.
Suliyanti Pakpahan-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|