Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Siswa SMP Pertanyakan Kinerja DPRD
Kamis, 24 Pebruari 2005 | 13:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 70 siswa SMP Al-Azhar, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, mengkritik kinerja DPRD Kabupaten Tangerang dalam mengatasi masalah-masalah yang tak kunjung tuntas. Para siswa mempertanyakan mengapa jalan-jalan masih rusak, sekolah roboh, pasar semrawut dan menimbulkan kemacetan, kasus korupsi, narkotik, dan prostitusi.

Pertanyaan para siswa kelas I SMP itu disampaikan pada acara dengar pendapat dengan Komisi B DPRD Tangerang, di ruang rapat Paripurna DPRD, Kamis (24/2).

Acara dipimpin Ketua Komisi B, Taufik Wijaya, didampingi Sekretaris Komisi, Muhammad Ikbal, dan dua anggota Komisi: Agung Basuki dan Endang Sulistiawati. Sementara para pelajar didampingi Kepala Sekolahnya, Nur Hamid, dan beberapa orang guru.

Pada acara yang berlangsung dua jam itu, para siswa dengan bebasnya mempertanyakan segala persoalan yang terjadi di Tangerang dan apa kerja DPRD selama ini.

Siswa bernama Keenan Nasution, misalnya, mempertanyakan mengapa jalan-jalan di Serpong banyak rusak. Menurut dia, jalan rusak itu sangat mengganggu lalu lintas dan rawan kecelakaan. "Saya sendiri sering terlambat ke sekolah karena macet." kata Keenan.

Keenan juga mengaku prihatin dan sedih melihat teman-teman lainnya yang tidak memiliki gedung sekolah karena roboh.

Siswa lain, Mustika Nurul Ilma, bertanya apa yang mempersulit Dewan dalam mengatasi permasalahan di Tangerang. Pertanyaan-pertanyaan lain juga disampaikan dengan lancar oleh para siswa yang duduk di kursi yang biasa digunakan anggota Dewan saat rapat.

Menjawab pertanyaan para siswa, Sekretaris Komisi B Muhamad Ikbal mengatakan, sejauh ini Dewan sudah memperjuangkan dan berteriak agar semua masalah itu bisa diatasi. Namun, kata dia, tidak semua permasalahan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang. Seperti, pembangunan jalan Serpong, penanggulangan narkoba, prostitusi. "Beberapa hal itu menjadi tanggung jawab provinsi dan pemerintah pusat," katanya.

Guru SMP Al-Azhar, Darmawati, mengatakan acara hearing dengan DPRD itu merupakan bagian dari kegiatan belajar siswa. "Di sini para siswa kami beri kebebasan untuk menyampaikan dan mempertanyakan segala apa yang ada di benaknya.

Joniansyah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPRD Tangerang Desak Pemerintah Segera Bangun Ratusan Sekolah Rusak
Tak Kunjung Dibangun, SMA I Rageg Numpang di Gedung SD
Gedung SD Ambruk, Siswa Terpaksa Belajar di Balai Desa
127 Gedung Sekolah di Jaktim Rusak Berat
195 Sekolah di Kabupaten Tangerang Tak Bermeja dan Kursi


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk19 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945
Direktur Kedaulatan Rakyat Meninggal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data