|
Metro
Warga Dadap Tak Peduli Ada Reklamasi Pantai
Rabu, 23 Pebruari 2005 | 21:16 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang: Warga Desa Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, belum mengatahui ada proyek pengurukan laut besa-besaran di Pantai Mutiara Dadap. Mereka bahkan tak peduli aktifitas reklamasi kawasan untuk wisata bertaraf internasional tersebut.
Menurut warga, proyek reklamasi silakan saja. Asal,
warga disediakan infrastruktur sepeti tempat pelelangan ikan, pengurukan Kali Francis, serta perbaikan jalan. "Kami tak peduli. Yang penting bagi kami para nelayan bisa tetap melaut," ujar Koordinator Himpunan Nelayan Dadap Mbing, Rabu (23/2).
Kampung Giri Baru merupakan perkampungan nelayan yang
dibangun 1975. Umar Bahrudin, Ketua RW O2, Kampung Gili Baru, Desa Dadap, mengatakan, warga dari dulu hanya
ingin bekerja dengan didukung sarana prasarana yang memadai.
Kepala Desa Dadap Dames Taufik mengklaim, idak ada
masalah dengan warganya terhadap reklamasi pantai itu.
Menurut Dames, informasi kerusakan lingkungan dan
penolakan warga yang berkembang selama ini dikendalikan orang luar Dadap.
Berdasarkan pantauan Tempo, areal reklamasi tidak nampak aktifitas proyek. Hanya ada gundukan tanah setinggi 4 meter yang dipindahkan ke bak truk.
Joniansyah-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|