|
Metro
Proyek Infrastruktur Tangerang Menunggak Rp 1,6 Milyar
Senin, 21 Pebruari 2005 | 18:40 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang: Proyek berbagai infrastruktur Kabupaten Tangerang pada 2004 menunggak sebesar Rp 1,6 miliar. Tunggakan tersebut meliputi pembayaran pajak, denda keterlambatan, sampai sisa dana anggaran.
Perkara di atas diungkap oleh Badan Pengawasan Daerah. Menurut kepala badan itu Tjetje Samas, dari hasil gelar pengawasan uang negara yang bisa terselamatkan sebesar Rp 1,6 milyar. "Semua akan ditagih," ujarnya kepada Tempo, Senin 21/2.
Dia mencontohkan proyek pengerjaan jalan dan bangunan sekolah. "Besi yang semstinya digunakan berkwalitas nomor satu, ternyata besi berkualitas dua atau tiga. Begitu pula aspal jaln yang seharusnya setebal 5 sentimeter tapi prakteknya hanya tiga sentimeter," ungkap Tjetje.
Karena kewenangan badan ini hanya melakukan pengawasan dan pembinaan, hasil temuannya diserahkan kepada pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Tangerang.
Joniansyah-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Terdakwa kasus korupsi Pertamina dalam proyek pembangunan kilang minyak exor Balongan, Tabrani Ismail memberikan penjelasan kepada hakim ketua dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, 9 Oktober 2003. [TEMPO/Santirta M; K18A/449/2003; 20031009].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K18A44903_high_thumb.jpg) |
![R Mulawarman saat memberikan kesaksian pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402].](/hg/photostock/2005/01/25/s_AR02042402_high_thumb.jpg) |
| Tabrani Ismail di PN Jakpus
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|