Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bekasi

Jasa Marga Rugi Besar Akibat Molornya Proyek JORR
Jum'at, 11 Pebruari 2005 | 22:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Melesetnya jadwal pengoperasian Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) Sektor Timur menyebabkan PT Jasa Marga (Persero) mengalami kerugian materi dalam jumlah besar. "Kami rugi dan pengguna jalan pun rugi," kata Direktur Pengembangan dan Niaga PT Jasa Marga, Frans S. Sunito, Jumat (11/2).

Kerugian materi yang dialami perusahaan pemerintah itu, antara lain, sektor pembengkakan biaya operasional dan waktu. Kemudian, rugi potensi pendapatan dari lalu lintas dari beroperasinya jalan tol. "Seharusnya, jalan itu beroperasi sejak Desember 2004 dan kita juga rugi seharusnya sudah menerima pemasukan," kata Frans.

Ia menjelaskan, molornya penyelesaian JORR Sektor Timur (Hankam-Cikunir) yang pembangunannya menyentuh Kota Bekasi itu diakibat belum rampungnya proses pembebasan lahan karena terkendala nilai lahan yang ditetapkan. "Karena pemilik tanahnya belum sepakat dengan harga ganti rugi," tutur Frans.

Frans belum dapat menjelaskan total biaya yang dikeluarkan Jasa Marga untuk pembebasan lahan dan bangunan. "Saya tidak ingat berapa, tidak membawa catatannya," kata Frans.

Kerugian itu juga karena, "Jasa Marga membangun masih pakai dana pinjaman, pinjaman itu berbunga terus," kata dia. Akibat kerugian itu, mau tidak mau PT Jasa Marga melakukan revisi anggaran pembiayaan pembangunan.

Yang juga rugi adalah para pengguna jalan yang menuju ke arah Jakarta atau ke Jagorawi. Sebab, apabila ke Jagorawi hanya 10 menit dengan melewati JORR itu, tapi saat ini, para pengguna jalan harus berjibaku selama satu jam dengan adanya kemacetan.

Frans meminta kepada semua pihak terkait dengan pembangunan ini, terutama masyarakat yang dibebaskan lahannya, tidak menuduh Jasa Marga sebagai pihak yang bersalah. "Yang negoisasi kan pemerintah pusat, panitianya dari pemerintah daerah setempat, kami hanya melaksanakan," kata Frans.

Pembangunan JORR yang menyentuh Kota Bekasi itu terkendala di sejumlah ruas. Seperti masih sulitnya pembebasan di ruas Hankam-Jati Asih, tepatnya di daerah Pamahan pada kilometer 40.200 sampai 40.800. sedangkan di ruas Jati Asih-Cikunir terganjal sekitar lima hektare tanah yang belum dibebaskan.

Siswanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pembangunan jalan tol yang terbengkalai di Kampung Rambutan, Jakarta, 2001 [Koran TEMPO/ Bodi CH; K1A/207/2001; 20010503]. Pembangunan jalan layang tol yang terbengkelai/ terhenti di Tanjung Priok, Jakarta, 9 Februari 2001.  Foto: Gatot Sri Widodo/ Tempo.
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jalan Tol Licin, Beberapa Kecelakaan Terjadi
JORR Veteran-Ulujami Akan Dibuka Awal April Ini
Ganti Rugi Tol Lingkar Luar Jakarta dibayar Akhir Bulan ini
Pembangunan JORR Jatiasih-Cikunir Molor
Tangerang Bangun Jembatan Timbang Lagi
Wali Kota Undang Investor Jalan Layang Bulak Kapal
Jasa Marga Bangun Jalur Khusus Bus di Gerbang Tol Pondok Gede Timur
Harga Tanah Sisa Lahan Tol Ulujami Disepekati
Tol Veteran Ulujami Dibangun Januari Ini
Wali Kota Bekasi Maksimalkan U-Turn Jalan Ahmad Yani
> selengkapnya...


Website

PT Jasa Marga


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data