Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Perampok ala Ninja Gasak Uang dan Perhiasan
Senin, 07 Pebruari 2005 | 14:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tujuh orang perampok bertopeng menyatroni sebuah toko sembako milik Efendi (48) di Kampung Pesik, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin pagi (07/02) pukul 04.30 WIB.

Kawanan “ninja” yang bersenjatakan pistol, samurai dan kampak itu, menyandera seluruh anggota keluarga Efendi yang terdiri dari isteri dan lima orang anaknya. Salah seorang anggota perampok yang bersenjatakan kampak, membacok kepala Efendi dengan kampaknya hingga kepalanya pecah.

Kawanan “ninja” tersebut, kabur setelah menggasak uang tunai sebesar Rp 10 juta dan 100 gram emas yang disimpan korban di dalam brankas. Menurut keterangan Ny. Asun (41), isteri korban, para penjahat tersebut diperkirakan masuk kedalam rumah yang menyatu dengan tokonya melalui atap kamar mandi yang sedang direnovasi.

Para perampok yang mengenakan cadar ala ninja tersebut langsung memasuki rumah dan mengacak-ngacak seisi rumah. Mereka juga langsung mengikat Efendi dan isterinya beserta kelima orang anaknya, sambil mengeluarkan ancaman akan menembak korban jika melakukan perlawanan.

Para kawanan perampok tersebut juga memaksa agar korban menunjukan tempat penyimpanan hartanya. Saat itu, Efendi memiliki kesempatan untuk melepaskan ikatan. Namun, salah seorang perampok bersenjata kampak yang melihat gerak-gerik Efendi, langsung menghantamkan kampaknya ke kepala korban hingga pecah dan mengeluarkan banyak darah.

Dalam keadaan tidak berdaya dan menahan sakit akhirnya Effendi menunjukan tempat dia menyimpan uang dan perhiasan. Tidak menunggu lama, para kawanan perampok tersebut langsung bergerak ke kamar korban, kemudian membongkar sebuah brankas berisikan uang dan perhiasan milik korban. Uang sejumlah Rp.10 Juta dan perhiasan emas 200 gram, di gasak para pelaku. Mereka langsung melarikan diri, keluar dari dalam rumah melalui pintu rumah bagian samping.

Sementara itu, para anggota keluarga korban berhasil melepaskan diri dari ikatan, setelah Desi (11) anak mereka, terlebih dahulu berhasil melepaskan diri. Saat seluruh anggota keluarga berhasil merlepaskan diri, mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Rajeg yang jaraknya kurang dari 500 meter dari tempat kejadian.

Efendi sendiri yang kepalanya terluka, langsung dilarikan ke RSU Tangerang. Setelah sempat mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Tangerang, korban pun kemudian dipindahkan ke RS Usada Insani, Kota Tangerang.

Secara terpisah, Kepala satuan resertse dan kriminal Polres Kabupaten Tangerang, Ajun Komisaris polisi Kustanto mengatakan dari hasil penyelidikan sementara dan modus
operandi para pelaku, diduga para pelaku adalah orang-orang yang berada di sekitar lokasi. \"para pelaku adalah pelaku domestik,\" katanya. Dari tempat kejadian, kata Kustanto, polisi menemukan secarik kain berwarna hitam yang digunakan untuk menutup wajah salah seorang pelaku.\" Ini bisa menjadi bahan pengembanmgakn kami untuki menyingkap kasus ini lebih cepat,\" kata Kustanto.
Joniansyah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Seorang perampok ditangkap aparat kepolisian di Kalibata, Jakarta, 12 Juni 2003. [TEMPO/ Santirta M; K15A/474/2003; 20030627].
Perampok

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kawanan Perampok Gasak 3 Kg Emas
Tokoh Masyarakat Betawi Tolak Pembentukan Kota Baru
Tangerang Bangun Jembatan Timbang Lagi
Polisi Memproses 45 Orang Tersangka Penjarah di Aceh
Antisipasi Aparat Menjarah, Provoost Polisi dan TNI Operasi Gabungan
Rampok Bacok Mati Korbannya, Rampas Rp 12 Juta
Perampok Berpistol Tembak Satpam Bank
Perampokan di Jakarta Utara, Satu Tewas
Perampok Bersenjata Api Rampas Uang Rp 62 Juta
Lagi Nasabah Bank Dirampok
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data