Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bogor

Pemerintah Masih Pertimbangkan Waktu Kenaikan BBM
Minggu, 06 Pebruari 2005 | 16:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum bisa menentukan waktu kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Apalagi laju inflasi pada bulan Januari lalu mencapai angka 1,43 persen, sehingga pemerintah harus bekerja keras dan cermat untuk memperhitungkan segala kemungkinan yang terjadi. Jika BBM dinaikan dalam waktu dekat, bisa jadi laju inflasi semakin panjang karena akan mempengaruhi kenaikan harga sembako dan kebutuhan lainnya.

"Pemerintah tidak mau gegabah untuk menentukan kapan harga BBM baik karena harus memperhatikan kondisi saat ini," ujar Presiden Yudhoyono saat pertemuan dengan para Petani di Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (6/2).

Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan perwakilan petani dari daerah Jonggol, Cileungsi, Klapanunggal, Gunung Putri dan sekitarnya, Presiden juga meminta semua pihak tidak memamfaatkan isu kenaikan BBM dengan menimbun bahan bakar, barang kebutuhan pokok dan lainnya. "Karena perbuatan itu sangatlah tidak
bermoral," kata SBY.

Saat dialog Presiden sempat bertanya pada para petani apakah lahan yang mereka garap adalah tanah milik sendiri atau tanah milik orang lain. Pertanyaan tersebut memang beralasan, karena saat ini banyak sekali petani yang sudah tidak memiliki tanahnya sendiri. Seorang petani asalah Jonggol, menjawab tanah yang digarap milik orang lain, Presiden kembali menanyakan sistem yang dianut jika mengolah sawah milik orang lain.

"Jika dalam satu hektar hasil panen 4 ton gabah basah, hasilnya kami bagi dua dengan pemilik tanah,\" jelas sang petani polos. Presiden lalu menanyakan harganya, "Harga satu ton gabah basah hanya satu juta," jawabnya memberikan gambaran. Sedangkan peserta lainnya meminta pemerintah juga tidak menaikan harga obat-obatan dan tidak terburu-buru menaikan harga BBM. "Kalau BBM naik nasib kami makin terpuruk," ujar petani lainnya.

Pertemuan dengan petani yang berlangsung di dekat tegalan sawah di Jalur Cileungsi- Jonggol berlangsung mulai pukul 08.00 - 09.30 wib. Usai pertemuan Presiden SBY langsung menuju mobilnya karena ada agenda lain di Jakarta. Usai pertemuan para petani meskipun banyak hal yang akan disampaikan, karena waktunya terbatas, tetapi mereka terlihat cukup puas karena Presiden mau bertemu dengan mereka.
deffan purnama

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Poster Dimuat majalah TEMPO 20010527-006"> Logo Pertamina di pagar Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Kamis, 14 Juni 2001. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010624].
Pompa Bensin Kawasan Tanah Abang
Logo Pertamina
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penderita Demam Berdarah di Tengerang Terus Bertambah
Satu Pasien DBD Meninggal di Tangerang
Dua Kelurahan di Kota Bekasi Masuk Kategori Merah
Jumlah DBD di Tangerang Terus Bertambah
Berantas Nyamuk, Bekasi Libatkan Ratusan Siswa
Jakarta Timur Rekrut Juru Pantau Jentik Sukarela
Pasien DBD Kota Bekasi Terus Bertambah
Duaratus Trantib Jakarta Selatan "Berburu" Nyamuk DBD
84 Kelurahan Dinyatakan 'Daerah Merah' Demam Berdarah
Pasien Demam Berdarah di RS Tarakan Terus Meningkat
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Demam Berdarah
Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1331/ Menkes / SK / X / 2002. Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan RI No.167 / KAB / B.V I I I / 1972. Tentang Pedagang Eceran Obat
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan
Status Propinsi Terhadap KLB DBD (sampai dengan 17 Maret 2004)
Sebaran Demam Berdarah Dengue 1968 - 2003

Website

Info Penyakit Menular
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data