|
Jakarta Timur
30 Menit Memberantas Sarang Nyamuk
Selasa, 01 Pebruari 2005 | 18:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Timur mencanangkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) selama 30 menit setiap hari Jumat di seluruh wilayah Jakarta Timur. Alamsyah, Kordinator Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang, mengatakan upaya ini adalah yang paling tepat untuk memberantas nyamuk aides aegepty.
Upaya pemberantasan yang merupakan instruksi Wali Kota Jakarta Timur ini melibatkan semua pejabat dari instansi terkait. Program ini sebenarnya diadopsi dari Kuba yang dinilai berhasil memberantas demam berdarah dengue (DBD) dengan metode ini. "Tapi, di sini sepertinya belum bisa efektif," kata Alamsyah di kantornya, Selasa (2/1).
PSN akan dilaksanakan setiap minggu pada suatu tempat. "Dengan harapan akan diikuti oleh masyarakat sekitar," katanya. Setelah itu pantauan akan dilanjutkan oleh petugas Puskesmas setempat dengan melakukan pemeriksaan rumah dengan metode sampling. "Sekitar 10-20 rumah di setiap kelurahan," katanya menambahkan.
Dari hasil pantauan yang sudah dilakukan, masih ditemukan jentik nyamuk di tempat-tempat yang tak terduga, seperti tempat penampungan air AC, kulkas dan dispenser. "Kesadaran masyarakat boleh dibilang kurang. Tapi kami tidak bisa salahkan masyarakat. Mungkin metode kami juga belum sempurna," kata Alamsyah.
Ia juga mengkhawatirkan anggapan sebagian besar orang bahwa jentik nyamuk hanya ada di comberan. "Jadi, kalau kerja bakti, yang dibersihkan comberannya," kata dia. Walaupun hal tersebut baik, namun untuk pemberantasan DBD tidak akan efektif, karena nyamuk aides aegepty justru berkembang di air jernih dan tidak berhubungan langsung dengan tanah.
Maka, "Kesadaran masyarakatlah yang harus ditingkatkan," katanya. Ia mencontohkan tukang tambal ban yang sering menumpuk ban dan tidak menyadari bahwa pada musim hujan seperti sekarang tempat tersebut dapat menjadi genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk aides aegepty.
Nofi Triana Firman
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|