|
Jakarta
10 Persen Jalan Ibu Kota Rusak Akibat Banjir
Kamis, 27 Januari 2005 | 18:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Akibat banjir yang melanda Jakarta minggu lalu, sekitar 10 persen jalan yang ada di Jakarta rusak. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Fodly Misbach di Baalikota DKI Jakarta, Kamis (27/1). "Setiap tahun jalan di Jakarta selalu rusak karena terkena banjir. Tahun ini sekitar 60 kilometer dari total jalan yang ada di Jakarta rusak," kata Fodly. Adapun total jalan yang ada di Jakarta, kata Fodly, yaitu 6 ribu kilometer, 5 ribu km diantaranya merupakan jalan lokal dan 1.000 kilometer jalan arteri.
Untuk memperbaiki kerusakan jalan di Jakarta, pada 2005 Dinas PU telah menyiapkan dana sekitar Rp 60 miliar. Dana ini lebih besar dibandingkan 2004 yang hanya Rp 40 miliar. Namun, pada suku dinas di wilayah terdapat dana total hingga Rp 150 miliar untuk 5 wilayah.
Fodly mengatakan, dari seluruh jalan yang ada di Jakarta, jalan-jalan yang selalu rusak parah terjadi di di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Pasalnya, kata Fodly, jalan tersebut banyak dilintasi kendaraan berat dan memiliki drainase yang sangat buruk.
Agar jalan-jalan itu tidak cepat rusak, Fodly mengatakan, salah satu cara yang harus dilakukan yaitu dengan melapisi jalan tersebut dengan beton. Namun, langkah itu tidak bisa dilakukan, karena membutuhkan dana yang besar. Sehingga pihaknya setiap tiga tahun sekali harus selalu melapisi jalan dengan aspal. "Tidak ada cara lain, kami hanya bisa tambal sulam. Dengan beton butuh dana yang besar. Biaya bisa 2 kali lipat," papar Fodly.
Untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat banjir, Fodly akan memprioritaskan pada jalan-jalan padat, seperti jalan Yos Sudarso, Cilincing Raya, dan Jalan Daan Mogot. Sedangkan untuk program 2005 sendiri, pihaknya merencanakan akan melapisi beberapa jalan seperti jalan yos Sudarso, Mampang dan Kemang.
Suryani Ika Sari
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|