|
Bogor
Dua Rumah Tertimpa Longsor, Satu Tewas
Rabu, 19 Januari 2005 | 18:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hujan yang mengguyur kawasan Bogor selama dua hari berturut-turut menyebabkan dua rumah tertimbun longsor tebingan di Kampung Alun-alun RT 04/04, Desa Cibeureum, Cisarua, Kabupaten Bogor. Longsor yang terjadi Rabu (19/1) pukul 06.30 WIB, menimpa rumah milik Barnas, 60 tahun, akibatnya nyonya Titin Fatimah, istri Barnas, tewas tertimpa reruntuhan. Untuk mencegah longsor susulan pemerintah setempat mengungsikan 17 kepala keluarga.
Menurut keterangan Staf Kecamatan Cisarua, Carya Gunawan, rumah pertama yang tertimpa longsor milik Halim, sekitar pukul 24.00 wib, runtuhan tanah dari dinding bukit setinggi 20 meter, lebar 35 meter langsung menimpa rumahnya. Namun Halim dan anggota keluarganya sempat menyelamatkan diri sebelum rumahnya benar-benar tertimbun. Ia sempat mengungsi ke rumah tetangganya.
"Saat longsor terjadi kondisi hujan deras sampai pagi hari, longsor yang terjhadi menyebabkan satu korban meninggal dua rumah tertimbun longsor," ujar Carya. Pagi harinya belum sempat Halim menyelamatkan barang-barang dari reruntuhan tanah, rumah tetangganya Barnas, tertimbun tanah longsoran dari bukit di atasnya. Barnas dan dua anaknya serta dua mertuanya berhasil menyelamatkan diri, naas bagi istrinya, nyonya Titin, tertimbun reruntuhan rumah yang tertimpa
tanah longsor. Kondisinya rumahnya nyaris rata dengan tanah.
Mengetahui rumah Barnas tertimbun longsoran, tetangga korban langsung berusaha menolong mencari tubuh nyonya
Titin, sekitar pukul 08.00 wib, Titin akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat. "Saat longsor di sini masih hujan deras, kasihan ibu Titin tertimpa reruntuhan rumahnya akibat tanah longsor," kata Amin warga setempat.
Khawatir ada longsor susulan para tetangga sebanyak 17 kepala keluarga (sekitar 60 jiwa) mengungsi ke tempat
yang dianggap aman, tidak jauh dari lokasi kejadian.
Deffan Purnama-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|