|
Banjir, Kendaraan Macet 17 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek
Rabu, 19 Januari 2005 | 18:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Limpasan banjir di ruas tol dan non tol dalam kota Jakarta, sejak Rabu (19/1) dini hari berdampak kemacetan lalu lintas yang luar biasa. Dampak kemacetan di jalan bebas hambatan mengular mengantre hingga ruas jalan tol Jakarta Cikampek kilometer 17 di bilangan tol Bekasi Timur kearah Jakarta.
Pantauan Tempo di sekitar tol Jakarta-Cikampek sejak pagi sampai pukul 15.00, antrean panjang dan kepadatan arus lalu lintas dari arah Cikampek menuju ke Jakarta. Laju kendaraan yang melintas rata-rata sekitar lima kilometer perjam. Berbeda dengan jalur ke Cikampek yang lancar-lancar saja.
Kepala Sub Bagian Pelayanan Lalu Lintas PT Jasa Marga Cabang tol Jakarta-Cikampek, Teddy Rosady, mengungkapkan, kemacetan yang terjadi di ruas jalan tol Jakarta Cikampek merupakan dampak limpasan air banjir di Jakarta. "Macet terjadi dari tadi pagi, masalahnya dari tol dalam kota yang terkena banjir," kata Teddy.
Dari catatan sentral komunikasi tol Jakarta-Cikampek, titik-titik penumpukan kendaraan di Jakarta antara lain, di seputar jalan tol Cempaka Putih, di Kawasan Kampung Melayu, dan di bilangan Kebon Nanas. "Di sini merupakan dampaknya, daerah yang terkena banjir itu jalan tol yang menuju ke arah Tanjung Priok," ujar Teddy.
Kemudian, dampak dari kepadatan lalu lintas di jalan tol itu, kata Teddy, jelas mengganggu kenyamanan para pengguna jalan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kemacetan, PT Jasa Marga memberikan informasi di gardu-gardu masuk
kepada para pengendara yang akan memanfaatkan jalan tol.
Ditanya apakah ada kemungkinan pengalihan jalur, Teddy mengatakan, Jasa Marga tidak berani mengambil resiko mengalihkan jalur melalui jalur di luar jalan tol. Akibat dari banjir itu juga mempengaruhi volume kendaraan yang
menggunakan jalan tol. "Jelas ini berpengaruh pada volume kendaraan, tapi kita belum rekap jumlahnya," kata Teddy.
Siswanto-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|