|
Metro
Pintu Air Manggarai Naik, Jakarta Siaga II
Rabu, 19 Januari 2005 | 10:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pintu air Manggarai saat ini mencapai ketinggian 910 centimeter, setelah hujan tidak ada henti mengguyur Jakarta semalam.
“Berarti ini sudah siaga II,” kata Subur, pertugas Posko pintu air Manggarai kepada Tempo.
Menurut dia, akibat hujan tadi malam sebagian besar daerah di bantaran kali di wilayah timur dan selatan sudah terendam.
“Jakarta Timur, Kampung Melayu, dan Jatinegara sudah terendam,” ujarnya. Begitu pula di selatan, yakni di Bukit Duri dan Manggarai sudah terendam. Bahkan, di Cawang dan sekitarnya air sudah masuk ke rumah setinggi empat meter.
Saat ini, kata Subur, dua pintu air sudah dibuka. Satu pintu lagi memang tidak dioperasikan karena jika dibuka akan mengakibatkan air melimpah ke beberapa wilayah di Jakarta Pusat seperti Istana Negara, Jalan Juanda, Jalan Hayam Wuruk, dan sekitarnya.
Menurut dia, beberapa petugas ketentraman dan ketertiban pemerintah kotamadya Jakarta Pusat sudah bersiap di sekitar pintu air Manggarai. Rencananya, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso juga akan meninjau ke pintu air Manggarai.
Sementara itu, berdasarkan ketinggian air dipintu-pintu air di Jakarta Barat, keadaan Jakarta Barat pasca hujan semalam masih siaga III. Namun, warga Jakarta Barat sudah harus waspada.
Sampai pukul 09.00 WIB pagi ini, ketinggian air di pintu air Depok mencapai 220 sentimeter dan cuaca mendung. Pintu air Pesanggarahan mencapai 215 sentimeter dan keadaan gerimis, serta pintu air Angke Hulu 225 sentimeter dengan cuaca mendung.
“Semuanya dalam siaga III,” kata Mariana, petugas Posko pengendalian air di kantor Walikotamadya Jakarta Barat.
Menurut dia, Kali Angke sudah melimpah ke Angke dan sebagian ke Cengkareng Drain. Kali Angke adalah terusan dari Kali Grogol, Kali Sekertaris, dan sebagian Kali Pesanggarahan. Akibatnya, air dari Tubagus Angke melimpah ke Jelambar.
Genangan terparah terjadi di Kelurahan Grogol. Bahkan, di depan Universitas Tarumanegara, air sudah mencapai 30 sentimeter dan di depan Universitas Trisakti dan Citraland air terpaksa terus dipompa.
Mariana mengatakan, semua pintu air sudah dibuka dan semua air kiriman dibuang ke arah laut.
Fanny Febiana - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|