Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Debit Air Meningkat di Sejumlah Pos Pemantauan
Senin, 17 Januari 2005 | 17:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Curah hujan yang merata di wilayah Jabodetabek selama Minggu (16/1) malam sampai Senin (17/1) telah meningkatan debet air sungai Ciliwung. Informasi di sejumlah pos pintu pemantauan air sungai Ciliwung menunjukan peningkatan debet air, sehingga harus diwaspadai masyarakat.


Dari pos pengamatan di Bendung Katulampa Bogor, hujan yang terjadi sepanjang Minggu malam kemarin, telah meningkatan permukaan air bendungan ketinggian air di bendungan tersebut sempat mencapai 90 cm pada pukul 17.00 WIB. Hingga hari ini, sekitar pukul 13.00 siang ketinggian air masih bertahan hingga 70 cm.

Sementara ketinggian air di Pos pengamatan banjir Jembatan Panus, Depok juga mengalami peningkatan, ketinggian air di lokasi itu sempat mencapai 210 cm dari kondisi normal sekitar 70 hingga 80 cm. Ketinggian air hingga 210 cm itu terjadi pada pukul 21.00 wib. Kondisi permukaan air tersebut sempat turun, namun menjelang siang kembali meningkat, pengamatan permukaan air pada pukul 13.45 wib menunjukan ketinggian 175 cm.

Sedang pemantauan Tempo di Pos Pengamatan Banjir Pintu Air Manggarai Senin siang ketinggian masih pada ketinggian 730 Cm. Sebelumnya sempat mencapai ketinggian 740 cm pada pukul 08.00 Wib. Hampir mendekati level siaga IV dimana patas ketinggian level tersebut 750 cm. Namun menurut, Kusharyanto, 43 tahun penjaga Pos Pemantauan Pintu Air Manggarai menjelang siang ketinggian permukaan air di lokasi tersebut berangsur-angsur turun. Namun melihat adanya peningkatan kembali ketinggian air di pos pengamatan Depok.

Ketinggian air diperkirakan akan kembali pada tengah malam nanti. "Sebab perjalanan air dari Depok ke Manggarai diperkirakan sekitar enam hingga sembilan jam," katanya.Namun diakui Kusharyanto, melihat kondisi wilayah Jabotabek yang terus mendung, sejak Minggu pagi pihaknya telah membuka dua pintu air yang ada, hingga aliran air langsung menuju ke laut. "Dalam kondisi seperti ini kita tidak mau mengambil risiko," katanya.

Dari hasil pengukuran curah hujan di pintu air Manggarai, curah hujan dikawasan tersebut mencapai 50 mm. Curah hujan tersebut menurut Kusharyanto dinilai masih kategori normal. meski curah hujan di wilayah tersebut dinilai masih normal. Namun menurut dia, meski curah hujan diwilayah itu masih normal warga harus tetap waspada sebab ketinggian air tetap akan meningkat bila curah hujan di bagian hulu tinggi.

Ramidi-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Genangan air di perempatan Mampang - Jalan Gatot Subroto membuat macet arus lalu lintas di sepanjang jalan Buncit Raya, Jakarta, 23 Januari 2002. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/134/2002; 20020702]. Pemulung, bus metro mini dan kendaraan lainnya melintasi  genangan air banjir di Jl. Mampang, Jakarta, 17 Juni 2001. [TEMPO/ Josua Alessandro; K2A/107/2001; 20010606].
Kemacetan Lalu Lintas
Banjir Di Daerah Mampang
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Banjir di Jakarta Tergantung Proyek Kanal Timur
Harga Tanah Sisa Lahan Tol Ulujami Disepekati
Sistem Drainase yang Buruk Berpotensi Menimbulkan Banjir
Malam Tahun Baru, Jakarta Hujan
Jakarta Pusat Siagakan Aparatnya Hadapi Banjir
Banjir Di Ciliitan Menyusut
Ketinggiaan Air Pintu Manggarai Masih Normal
Banjir Kanal Timur Proyek Paling Populer 2004
Pertamina Cairkan Rp 1,5 Miliar untuk Memperbaiki Jalan Perjuangan
Waspada, Curah Hujan Tertinggi Januari 2005
> selengkapnya...


Referensi

Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data