|
RS Tarakan Siap Hadapi Demam Berdarah
Senin, 17 Januari 2005 | 16:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:RSUD Tarakan, salah satu Rumah Sakit di Jakarta Barat, sudah bersiap menghadapi Demam Berdarah Dengue (DBD). "Kami sudah siap dengan obat-obatan, vold bed, juga tenaga perawat dalam menghadapi ancaman BDB di Januari-Februari ini," kata Atiyah, Kepala Bagian Keperawatan RSUD Tarakan kepada Tempo, Senin (17/1).
Persiapan lain yang dilakukan adalah, penambahan infus di RSUD Tarakan. "Penambahan infus dilakukan sejak awal Januari," kata Atiyah. Menurutnya, UGD juga siap dengan obat-obatan emergency. Selain itu, RSUD menyiapkan makanan dan minuman siap makan. Namun RSUD Tarakan tidak menyiapkan stok darah secara khusus. "Kalau kami perlu darah, kami koordinasi dengan PMI," kata Atiyah.
Transfusi darah dilakukan jika terjadi pendarahan. "Kalau mendesak saja," kata Atiyah. Jika trombosit pasien DBD mengalami penurunan drastis, RSUD Tarakan tidak langsung melakukan tranfusi darah. "Hasil laboratorium bisa saja salah, jadi harus dibandingkan dengan kondisi klinis pasien," ujarnya. Kondisi klinis pasien ini, keadaan pasien yang bisa dilihat. "Apakah keadaannya sehat, atau sadar," kata Atiyah.
Namun pendarahan tidak saja terjadi diluar. "Bisa saja pendarahan terjadi didalam tubuh pasien," kata Atiyah. Pendarahan didalam, menurutnya, bisa dilihat dari keadaan pasien yang tambah loyo. "Padahal awalnya terlihat segar," katanya.
Fanni-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|