Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Sistem Drainase yang Buruk Berpotensi Menimbulkan Banjir
Rabu, 12 Januari 2005 | 12:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan yang rendah menjadi salah satu penyebab banjir. Ini lantaran banyaknya sampah yang menymbat sistem drainase.

"Tata guna lahan untuk resapan dan aliran air kurang terjaga," kata Agus Kuncoro, Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur kepada Tempo di kantornya, Rabu (12/1).

Tata guna lahan yang bisa berupa cekungan untuk genangan air kalau kapasitas resapannya tidak cukup harus segera dialirkan. "Kedatangan air tidak mungkin ditolak. (Sifat air) asal mengikuti gravitasi akan terus mengalir," kata Agus.

Penyebab fungsi drainase tidak optimal, selain karena faktor alam seperti sedimentasi dari air yang membawa partikel tanah, juga masyarakat yang membuang sampah menutup saluran air. "Bantaran sungai juga makin sempit karena banyak bangunan di sekitarnya," kata Agus.

Agus mengakui, wilayah Jakarta Timur belum memiliki sistem drainase yang terpadu. Padahal aliran sungai dan selokan-selokan memiliki aliran terpusat menuju laut. "Banjir Kanal Timur solusi permanen yang memungkinkan untuk mengatasi banjir," kata Agus berharap.

Agus Supriyanto-Tempo News Room

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pemulung, bus metro mini dan kendaraan lainnya melintasi  genangan air banjir di Jl. Mampang, Jakarta, 17 Juni 2001. [TEMPO/ Josua Alessandro; K2A/107/2001; 20010606]. Genangan air di perempatan Mampang - Jalan Gatot Subroto membuat macet arus lalu lintas di sepanjang jalan Buncit Raya, Jakarta, 23 Januari 2002. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/134/2002; 20020702].
Banjir Di Daerah Mampang
Kemacetan Lalu Lintas
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Malam Tahun Baru, Jakarta Hujan
Jakarta Pusat Siagakan Aparatnya Hadapi Banjir
Bakornas : Komunikasi Ke Aceh hanya Dijembatani oleh Pesawat Udara
Banjir Di Ciliitan Menyusut
Ketinggiaan Air Pintu Manggarai Masih Normal
Banjir Kanal Timur Proyek Paling Populer 2004
Ratusan Rumah Warga Di Aceh Utara Masih Terendam Banjir
Ratusan Rumah Porak Poranda Diterjang Angin Kencang
Dana Rp 6 Miliar Buat Bantu Bencana Alam
Banjir di Dayeuh Kolot, Ratusan Rumah Tenggelam
> selengkapnya...


Referensi

Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data