|
Jakarta
Perampokan di Jakarta Utara, Satu Tewas
Selasa, 11 Januari 2005 | 13:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Seorang Satpam Bank Jasa Jakarta, Warto, tewas diterjang peluru di bagian kepala. Perampokan tersebut terjadi Selasa (11/1), sekitar pukul 09.00 WIB, di jalan keluar tol menuju Tanjung Priok di Jalan Gedung Panjang Pluit. Korban bersama dua orang rekannya mengendarai Mitsubishi Kuda warna krem metalik bernomor B 8195 RX.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Warto, 35 tahun, bersama Anik Setiawati, 22 tahun, petugas teller bank, dan supirnya Sanwani hendak mengantar uang dari Duta Mas Fatmawati menuju Jalan Tiang Mas, Bendera Tiga, Jakarta Barat. Uang Rp 400 juta raib dibawa perampok.
Seorang saksi mata, Rohani, 35 tahun, menuturkan dua orang pelaku langsung mendatangi mobil korban dari sisi kanan dan kirinya. Pelaku di sebelah kiri mengenakan jaket kulit coklat langsung menembakkan pistol yang diarahkan ke kaca kiri mobil, tempat Satpam Warto duduk. Menurut Rohani, tukang sapu jalan, Satpam sempat keluar dari mobil untuk melawan. "Tapi langsung ditembak," ujarnya.
Sedangkan pelaku satu lagi, yang mengenakan kaos kuning dan berambut cepak memutar untuk mengambil uang.
Setelah itu, pelaku menggasak uang yang diletakan di bawah jok tempat Satpam duduk. Mereka kemudian kabur dengan menggunakan sepeda motor Supra ke arah Pluit Jakarta Utara. Di motor Supra yang tidak jauh dari TKP seorang pelaku lainnya sudah menunggu.
Saat ini, saksi Rohani, Anik, dan Sanwani, sedang diperiksa di Kantor Polsek Cilincing Jakarta Utara. Barang bukti mobil juga berada di pelataran parkir Polsek. Kaca bagian kiri mobil hancur akibat tembakan, dan kaca bagian belakangnya terdapat satu lubang peluru.
Jenazah Warto sudah dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian.
Tito Sianipar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|