Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Ratusan PKL Ditertibkan
Senin, 10 Januari 2005 | 13:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalur hijau dan trotoar Jalan Ahmad Yani, Jalan Pramuka, Jalan Matraman, Jalan Urip Sumoharjo, dan Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, ditertibkan. Aparat gabungan dari Komando Distrik Militer (Kodim), bantuan Polisi Pamong Praja, Aparat Trantib Linmas dan Kepolisian Polsek Jatinegara dan Polres Jakarta Timur, mengangkut lapak-lapak pedagang kaki lima. Lapak-lapak diangkut dengan truk-truk dari Suku Dinas Kebersihan ke kantor Sudin Kebersihan di Kebon Nanas Jakarta Timur.

"Petugas yang diterjunkan tak kurang dari 600 orang menyisir mulai dari Jalan Ahmad Yani, Pramuka sampai I Gusti Ngurah Rai dari pagi pukul 08.00 WIB," kata Yusmin Simanjuntak, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Trantib Jakarta Timur kepada Tempo, Senin (10/1).

Menurut Yusmin, operasi ini untuk melaksanakan Perda Nomor 11 tahun 1988, yaitu menciptakan kawasan tertib, aman dan bersih jalut hijau. "Trotoar tidak boleh digunakan untuk berdagang," katanya sembari meyakinkan bahwa operasi ini akan dilakukan setiap hari.

Pedagang mengeluhkan operasi pembongkaran, meskipun seminggu sebelumnya mereka sudah menerima surat peringatan dari Pemerintah Kota. "Kami disuruh bongkar, kalau tidak akan dibongkar paksa," kata Didi Cahyadi, 32 tahun, pedagang mi rebus di Jalan Pramuka, Jakarta Timur. "Sekarang cari kerja susah. Dagang gini aja susah," lanjut bapak dua anak ini. "Kayaknya tidak ada pilihan. Paling kucing-kucingan, jika ada Trantib ngumpet, tidak ada balik lagi, biasanya juga begitu kok," komentar Dedi yang lapaknya pagi ini dibongkar paksa oleh aparat.

Agus Supriyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes tukang becak yang tergabung dalam Koalisi Ornop untuk Transparasi Anggaran (KOTA) dengan spanduk Protes tukang becak yang tergabung dalam Koalisi Ornop untuk Transparasi Anggaran (KOTA) dengan spanduk
Protes Tukang Becak
Protes Tukang Becak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PD Pasar Jaya Akan ‘Tabrak’ Sita Jaminan PN Jakarta Pusat
Proyek Taman Ismail Marzuki Dihentikan DPRD
Pejabat Kotamadya Jakarta Selatan Diintimidasi LSM
DPRD Bekasi Panggil Dinas Kebersihan DKI Jakarta
Gubenur Sutiyoso Tetap Gelar Tahun Baruan di Ancol
Forum Masyarakat Kemang Gelar Tahun Baru Ala Betawi
Kasus Korupsi Tukar Guling SMPN 56 Masuk Kejaksaan Agung
Rencananya Hari Ini, Bongkaran Dibongkar
OJK Menahan Ratusan KTP
Pemangkasan Anggaran Terserah Komisi
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
UU RI No. 34 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Propinsi Daerah Khusus Ibukota Negara RI Jakarta
PP RI No.63 Thn 2002 Tentang Hutan Kota
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway
Info Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data