Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta Pusat

Kembali, Mahasiswa UKI Yang Diduga Diculik
Sabtu, 08 Januari 2005 | 07:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Cecep Handoko, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Indonesia, angkatan 2004, yang sebelumnya dikabarkan menjadi korban penculikan sudah kembali dengan selamat. Dia kembali ke kampusnya di Salemba dengan menumpang taksi yang juga membawanya pergi itu pada pukul 02.00 dini hari, Sabtu (8/1) tadi.

Menurut Cecep, selama menghilang sejak sekitar pukul 21.00 wib kemarin, dia diajak berputar-putar dan sempat singgah di beberapa lokasi oleh pelaku penculikan yang mengaku bernama Andi.

Andi mengajaknya ke studio musik yang diakui sebagai miliknya di daerah Kalibata dan Tebet. Bahkan, masih menurut Cecep lagi, dirinya sempat dibawa menemui sepupunya di daerah Bekasi. "Pelaku mengaku bermaksud menyewa keyboard milik sepupu saya," ujarnya tadi pagi di kantor Tempo. Kemudian, perjalanan dilanjutkan ke sebuah studio musik lagi yang di Tebet, untuk menaruh keyboard itu.

Dalam perjalanan itu, pelaku menanyai berbagai informasi berkaitan dengan keluarga dan seputar aktivitasnya sebagai mahasiswa. Bahkan, pelaku sempat menanyainya mengenai alamat dan profil beberapa kawannya yang tergabung dalam organisasi yang sama.

Cecep mengaku tidak menaruh curiga terhadap pelaku. Alasannya, "Pelaku tidak terlihat seperti intel atau aparat," ujarnya. Andi memiliki salah satu gigi geraham tanggal dan tidak memiliki perawakan tegap seperti gambarannya tentang aparat.

Selain itu, dirinya juga merasa tidak sadar karena pelaku lihai dengan menyelipkan pertanyaan seputar hobby dan musik. "Jadi kesannya seperti obrolan biasa saja," ujarnya.

Akhirnya pelaku meninggalkan Cecep yang masih berada di dalam taksi di depan Atrium Senen dengan alasan bermaksud mengambil uang di mesin ATM pada sekitar pukul 01.15 dini hari tadi (8/1). Namun demikian, dompet dan sebuah jaket jeans masih ditinggalkan pelaku di dalam taksi. Dompet tersebut berisi beberapa kartu nama dan foto seorang perempuan.

Cecep kembali ke kampusnya di kawasan Salemba dengan menumpang taksi Jakarta Trans nomor JT 129 dengan nomor polisi B 1514 LU. Argo pada taksi dengan pengemudi Sonjani itu menunjukkan angka dua Rp 230 ribu.

Rinaldi Dorasman


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lagi, Mahasiswa Diculik
Polisi Bebaskan Penculik, Keluarga Korban Ketakutan
Reza Artamevia Belum Bersedia Diwawancara
Polisi: Reza Telah Ditemukan di Sukabumi
Polisi Tak Temukan Reza Dalam Rekaman Bandara
Polisi Belum Pastikan Reza Diculik
Artis Reza Artamevia Hilang
Penculikan Anak Mulai Jadi Tren di Ibu Kota
Ciri-ciri Penculik di Depok Sudah Diketahui Polisi
Penculik Lepaskan Korban Setelah Dibayar Rp 15 Juta
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data