|
Jakarta
YLKI: Harus Ada Pemeriksaan Ketat Bantuan Makanan untuk Aceh
Jum'at, 07 Januari 2005 | 10:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: YLKI menghimbau pemerintah dan pihak terkait untuk memeriksa seluruh bantuan makanan yang dikirim ke Naggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara. Hal ini terkait dengan dugaan kemungkinan adanya bantuan makanan yang tidak memenuhi standar layak konsumsi.
"Jangan sampai bantuan malah menimbulkan masalah baru," ujar Indah Suksmaningsih, Ketua YLKI, Jumat (7/1). Ia mengaku mendapatkan informasi dugaan adanya bantuan yang tidak layak konsumsi dari satu-satunya staf YLKI di Aceh yang berhasil selamat dari bencana tsunami lalu.
Menurut Indah, ketidaklayakkan menyangkut kadaluwarsa dan jaminan halal dan tidaknya bantuan makanan.
Indahpun mengakui, pihak-pihak terkait sulit memeriksa semua produk makanan itu. "Ada bantuan yang memakai bahasa yang masih sangat asing, seperti misalnya Cina," ujarnya lagi.
Lebih lanjut Indah menyatakan, pihaknya kini tengah berusaha mengambil sampel dari beberapa produk bantuan makanan yang dikirim ke Aceh. Dari sampel yang diambil, pihaknya berharap dapat melakukan pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut sesuai kebutuhan. "Harapannya dengan pemeriksaan ini dapat memberikan jaminan bagi korban untuk menerima bantuan yang benar-benar layak," ujarnya lagi.
Rinaldi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|