Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

PD Pasar Jaya Akan ‘Tabrak’ Sita Jaminan PN Jakarta Pusat
Kamis, 06 Januari 2005 | 18:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PD Pasar Jaya menyatakan akan nekat menabrak sita jaminan terhadap blok B-E Pasar Tanah Abang yang telah diputuskan PN Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Tindakan itu akan segera dilakukan oleh PD Pasar Jaya jika PN Jakarta Pusat tidak segera mencabut sita jaminan terhadap blok itu.

“Kami juga bisa nekat, pengadilan aja berani menabrak UU, kami juga berani biar ramai, “kata Kuasa Hukum PD Pasar Jaya, Listyo Wismono di Jakarta, Kamis (6/1). Tindakan "menabrak" sita jaminan, dilakukan karena pihaknya melihat bahwa PN Jakarta Pusat telah melanggar UU yang ada. Yaitu UU No. 01 tahun 2004 tentang perbendaharaan negara pada pasal 50 butir D yang menyebutkan pihak manapun juga dilarang melakukan sita jaminan terhadap barang tidak bergerak dan hak kebendaan lain milik negara atau Pemda.

Selain itu, lanjut Listyo, pihaknya juga berpedoman pada hasil kajian dari ITB yang menyatakan bahwa blok B-E Pasar Tanah Abang tersebut harus segera dibongkar atau diperkuat. "Kalau situsasi sudah membahayakan, sesuai dengan rekomendasi ITB kami akan tabrak sita jaminan," tegas Listyo.

Listyo membantah jika pernyataan dan tindakan yang akan dilakukan oleh PD Pasar Jaya itu dikatakan merupakan perlawanan terhadap Pansus Tanah Abang. Dimana Pansus saat ini tengah melakukan kajian second opinion yang dilakukan oleh Lembaga Tekhnologi (Lemtek) UI. Kajian dari Lemtek UI itu dinilai terlalu lamban dan dikhawatirkan bangunan di blok itu akan roboh.

“Kami tidak mengatakan akan menabrak Pansus, tapi kami akan menyelamatkan masyarakat. Dan sampai saat ini PD Pasar jaya tetap berpegang pada kebenaran hasil kajian ITB, “kata Listyo.

Sementara itu, wakil ketua Pansus Tanah Abang, Ilal Ferhard, mengharapkan agar PD Pasar Jaya tidak melakukan tindakan yang berlawanan dengan peraturan yang telah ditetapkan. Selama masa pengkajian dari Lemtek UI, pihak manapun tidak diperkenankan membongkar maupun membangun blok tersebut. “Kami mengaharapkan agar PD Pasar Jaya mau bekerjasama dengan Pansus dan tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan yang ada seharusnya mereka mau bicara dengan Pansus, “kata Ilal.

Jika PD Pasar Jaya tetap akan membongkar blok itu, kata Ilal, maka Pansus juga akan segera melakukan tindakan tegas. Yaitu akan mencopot jabatan Dirut PD Pasar Jaya. "Kalau Dirut tidak mau kerjasama dengan baik ya lebih baik diganti saja Dirut PD Pasar Jaya. Karena kami mengharapkan Dirut lain yang bisa diajak bicara," kata Ilal. Kami akan usukan kepada Gubernur untuk mengganti, karena Gubernur memiliki kewenangan untuk mengganti Dirut PD Pasar Jaya.

Suryani Ika Sari-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes tukang becak yang tergabung dalam Koalisi Ornop untuk Transparasi Anggaran (KOTA) dengan spanduk Protes tukang becak yang tergabung dalam Koalisi Ornop untuk Transparasi Anggaran (KOTA) dengan spanduk
Protes Tukang Becak
Protes Tukang Becak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Proyek Taman Ismail Marzuki Dihentikan DPRD
Forum Masyarakat Kemang Gelar Tahun Baru Ala Betawi
Kasus Korupsi Tukar Guling SMPN 56 Masuk Kejaksaan Agung
OJK Menahan Ratusan KTP
Pemangkasan Anggaran Terserah Komisi
PD Pasar Jaya : Pedagang Kramatjati Awal Januari Harus Pindah
DPRD Akan Pangkas Anggaran Tak Penting
Anggaran Rehabilitasi Rumah Pimpinan Dewan Rp. 2,7 Miliar Tak Jelas
Sutiyoso Optimistis TPST Bojong Beroperasi Awal 2005
Hingga Akhir 2004, 250 Unit Kancil Siap Beroperasi
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data