Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Ny. Agian Sudah Bisa Bicara
Kamis, 06 Januari 2005 | 15:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Nyonya Agian, pasien koma yang pernah diusulkan suaminya untuk mendapat euthanasia, sudah mulai dapat berbicara. Kondisinya yang makin membaik itu terbukti ketika Menteri Kesehatan Siti Fadhilah Supari mengunjunginya di RSCM, Jakarta, Kamis siang (6/1) sekitar pukul 14.00 WIB.

Agian juga tampak lancar berkomunikasi Menteri Siti. Bahkan Agian menunjukkan sikap tidak suka ketika Menteri menanyakan soal suaminya. "Jangan tanyakan dia, aku sebel," ujarnya.

Menteri Kesehatan yang ditemui wartawan setelah mengunjungi Agian mengatakan, kondisi Agian sangat membaik. "Ini karena kesungguhan RSCM. Saya sangat menghargai setinggi-tingginya usaha pihak rumah sakit," katanya.

Ia juga menyerukan kepada perempuan untuk membela Ny. Agian atas usaha suaminya untuk meminta euthanasia ke pengadilan. "Mana keperdulian LSM Perempuan, masa begini didiamkan saja," ujarnya.

Menurutnya, euthanasia itu tidak ada, kecuali atas permintaan pihak pasien sendiri. Menteri juga mengatakan, upaya suami Agian meminta euthanasia rupanya diketahui oleh Ny. Agian. Sehingga ia sangat benci bila ditanya tentang suaminya.

Menurut dr. Yusuf Musbach yang merupakan dokter kepala di paviliun Suparjo Rustam yang menangani langsung kasus tersebut, kondisi Ny. Agian berangsur-angsur membaik sejak dua bulan terakhir. Awalnya, katanya, dia bisa bicara sepatah dua patah kata, hingga mampu berkomunikasi lancar meski kadang agak tersendat.

Sebelumnya pihaknya memang telah memprediksi bahwa koma Ny. Agian dapat disembuhkan. Sedangkan lumpuh kaki dan tangan juga ada harapan bisa disembuhkan, meski tidak 100 persen. Agian juga sebenarnya sudah bisa dibawa pulang untuk dilakukan perawatan di rumah (home care).

Ramidi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hakim Belum Putuskan Permohonan Euthanasia
Keputusan Euthanasia Ditunda
Jelang Putusan Euthanasia Ny Agian Isna Nauli
IDI: Euthanasia Melanggar Etika dan KUHP
Euthanasia Tidak Dapat Dilakukan di Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data