Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Konsep Tata Ruang Belum Mengakomodasi Anc aman Gempa
Senin, 03 Januari 2005 | 13:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Konsep tata ruang yang ada sekarang ini ternyata belum mengakomodasi data potensi rawan bencana, khususnya gempa bumi. Kelemahan ini terungkap dalam konferensi pers mengenai gempa bumi di Sumatera dan ancaman bagi Indoensia di Jakarta, Senin (3/1).

“Perlu studi khusus untuk penataan ruang. Jangan sampai membangun infrastruktur di daerah rawan gempa," kata Danny Natawidjaya, peneliti dari Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Menurut Danny, perlu penelitian mendalam tentang konstruksi bangunan yang ada di daerah rawan gempa. Daerah patahan Sumatera yang dikenal daerah rawan gempa, kata dia, meskipun dibangun dengan konstruksi tahan gempa bangunan tetap tidak menjamin tahan gempa.

Danny menambahkan, masyarakat di daerah potensi gempa harus dididik menghadapi bencana yang stiap saat muncul secara tiba-tiba. “Peristiwa gempa di Aceh dan Sumatera Utara, pada saat kejadian warga Banda Aceh lari ke pantai. Bukan ke bukit seperti yang dilakukan masyarakat Simeleu yang ternyata sudah terbiasa menghadapai gempa,” tuturnya.

Tips ini dibenarkan Kerry Sieh, Kepala Zona Subduktif Sumatera Observasi Tektonik dari Institut Teknologi California. Dia mengatakan, di masa depan harus ada prediksi atas gempa yang akan terjadi. “Hal itu bukan untuk mengakuti, tapi sebagai peringatan dini bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi bila tidak ada antisipasi terhadap bahaya yang mengancam," ujarnya.

Sieh menganalogikan, masalah gempa dan tsunami di Aceh dan Sumatera Utara ini dengan anak muda yang tidak memperhatikan kesehatannya. Dimasa tua mereka akan membutuhkan biaya besar untuk mengobati berbagai penyakit yang menggerogoti usianya.

Ariyani-Temo News Room


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Konsep Tata Ruang Belum Mengakomodasi Anc aman Gempa
Puteh Akan Sampaikan Penanganan Aceh kepada Presiden
Kapal Pelni Prioritaskan Aceh Ketimbang TKI di Malaysia
Jalur Meulaboh-Medan Diharapkan Selesai Tiga Hari
Posko Bencana Temukan 163 dari 525 Orang Hilang
Warga Kekurangan Kantong Mayat
Mayat Akan Dievakuasi Serentak di Banda Aceh
Ditemukan Kapal Terapung di Perairan Lhok Ngha
Anak Korban Bencana Aceh Diperdagangkan
Korban Gempa Meninggal di Rumah Sakit Akibat Terinfeksi Berat
> selengkapnya...


Referensi

Inikah Gempa Itu?

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data