Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Pawang Ular Koma Digigit Kobra Piaraan
Jum'at, 31 Desember 2004 | 11:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tragis sekaligus membikin orang geleng-geleng kepala atas nasib yang dialami pawang ular dari Bantargebang, Kota Bekasi, Karsim, 35 tahun dan seorang teman, Ikhsan, 44 tahun. Mereka digigit ular kobra selagi mengelus-elus dan memainkannya. Nyawa mereka tertolong setelah mendapat perawatan rumah sakit.

Sampai Jum'at (31/12) ini, Karsim yang dikenal pandai menangkap dan menjinakkan ular berbisa itu belum sadar di ruang perawatan ICU RSUD Kota Bekasi. Sedangkan, kondisi tubuh Ikhsan sudah membaik. Kedua buruh di pabrik palet (pengolahan kayu) di Ciketing Rt 7/1, Bantergebang itu digigit ular Kamis (30/12) sekitar pukul 21.00 WIB.

Ikhsan yang ditemui di ruang rawat inap mengisahkan, ular berbisa itu sebenarnya baru ditangkap dua minggu lalu. Karsim menangkap sendiri ular itu di dekat pabrik tempat bekerja. Kobra itu, oleh Karsim dikurung dalam kotak kayu. Karsim menyimpan kotak ular di dalam mess di belakang pabrik.

Meski berbahaya, ular kobra itu menjadi hiburan tersendiri bagi penghuni mess. "Ular itu memang untuk mainan, bukan untuk jamu," kata Ikhsan yang terkena gigitan di lengan kiri. Karsim sendiri dikenal kebal terhadap gigitan ular. Kata Ikhsan, beberapa kali digigit dan disembur bisa ular, tapi Karsim tidak mengalami pingsan atau sakit.

Sebelum kejadian, Ikhsan mengeluarkan ular dari kurungannya bermaksud memainkannya. Dia mengaku membelai badan ular. "Saya elus-elus, tapi, waktu di dekat kepalanya, saya langsung dipatuk," kata Ikhsan. Pada awalnya, Ikhsan tidak berpikir kena racun bisa ular. "Saya piker enggak apa-apa, tapi lama-lama ngilu juga," kata dia.

Setelah itu, ular diberikan ke Karsim. Ketika hendak memasukkan ular kembali ke kandang, tangan kanan Karsim kembali dipatuk ular. Sampai sekitar 15 menit setelah mereka dipatuk, tak terjadi reaksi yang membuat kedua orang itu cemas. "Saya sempat bikin kopi, tapi memang ngilu, tapi Karsim tiba-tiba ngomongnya ngaco," kata dia.

Reaksi bisa ular kobra lebih dulu mempengaruhi Karsim. Menurut Ikhsan, selain ngomongnya mulai ngaco, mata Karsim berubah merah dan mendelik. Ikhsan kemudian membawa Karsim ke klinik kesehatan dr. Wahyu di Bantargebang dengan mengendarai sepeda motor yang jaraknya sekitar lima kilometer.

Siswanto-Tempo




Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Seorang warga berlari berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api yang membakar empat gerbong KRL (Kereta Rel Listrik) jurusan Jakarta-Tangerang di daerah Simprug, Jakarta Selatan, Selasa, 18 November 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K19A/353/2003; 20031118]. Seorang warga berlari berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api yang membakar empat gerbong KRL (Kereta Rel Listrik) jurusan Jakarta-Tangerang di daerah Simprug, Jakarta Selatan, Selasa, 18 November 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K19A/353/2003; 20031118].
KRL Jabotabek Terbakar
KRL Jabotabek Terbakar

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tim SAR Temukan Satu Korban Mahasiswi Sahid
Tiga Mahasiswa Yang Hanyut Ditemukan Tewas
Korban Tewas Peristiwa di UIN Dikebumikan
Tim SAR Masih Cari KOrban Tenggelam
Agar Tidak Teradi Kecelakaan, Civil Savety Regulation Harus Dipatuhi
Kereta Api Tabrak Kontainer Pengangkut Susu di Cakung
KNKT: Semua Bantuan Navigasi dan Fasilitas Pendukung Bandara dalam Kondisi Baik
Petugas Menara ATC Adi Sumarmo Lihat Kejanggalan
KNKT: Penyebab Kecelakaan Lion Diumumkan Dalam Sebulan
Kepala Bangkai Pesawat Lion Dipotong
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data