|
Metro
Gubenur Sutiyoso Tetap Gelar Tahun Baruan di Ancol
Kamis, 30 Desember 2004 | 16:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Meskipun banyak himbauan agar tidak diadakan peringatan Tahun Baru 2005, namun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap akan menggelar acara itu di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. ?Perayaan itu memang mau tidak mau akan dilakukan. Saya minta disederhanakan, dikurangi dan keuntungan yang diperoleh harus disumbangkan ke Aceh,? kata Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, di Balai Kota, Kamis (30/12).
Sutiyoso mengatakan, alasan tidak dibatalkannya perayaan malam Tahun Baru di Ancol karena program tersebut sudah terencana jauh hari sebelumnya. Lagipula, kata Sutiyoso, perayaan malam tahun baru juga merupakan salah satu sumber penghasilan bagi orang-orang yang berkecimpung di dunia hiburan.
?Ya memang dilematis. Karena mereka sudah meneken kontrak. Secara umum saya minta masyarakat dalam merayakan Tahun Baru ini juga diselingi keprihatinan mengurangi segala sesuatu yang hura-hura dan pemborosan. Nggak usah kembang api, ganti yang lain saja,? kata Sutiyoso.
Pendapat serupa juga disampaikan Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol, Budi Karya Sumadi. Budi menyatakan, perayaan malam Tahun Baru di Ancol akan sedikit mengalami perubahan dengan tidak adanya pesta kembang api. ?Hiburan tetap ada tapi dengan suasana yang lebih khidmat. Pesta kembang api juga kami batalkan,? katanya..
Mengenai kembang api yang sudah dipersiapkan, kata Budi, akan disimpan dan digunakan pada perayaan ulang tahun DKI 2005.
Menurut Budi dalam pesta perayaan malam Tahun Baru yang bertemakan seni, amal, dan doa, pihaknya akan menggalang kerja sama dengan Universitas Indonesia untuk penggalangan dana bagi korban bencana di Aceh. PT Pembangunan Jaya Ancol juga akan menyumbang Rp 500 juta yang diperoleh dari keuntungan perayaan malam Tahun Baru tersebut.
Suryani Ika Sari?Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/342/93; 20010215 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010225-134](/hg/photostock/2004/12/17/s_Tsunami2_high_thumb.jpg) |
![Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (kedua dari kiri) bersama Walikota Jakarta Pusat Horsea Petra Lumbun (paling kanan), dan rekan-rekan dalam acara pencanangan penanaman sejuta pohon disepanjang daerah aliran sungai Ciliwung di Jakarta, 29 Juni 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/430/2004; 20040709].](/hg/photostock/2004/12/10/s_K21A43208_high_thumb.jpg) |
| Maumere Setelah Badai Tsunami
|
|
| Sutiyoso dan Horsea Petra Lumbun
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|