Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Polisi Perlu Pemerintah Daerah Atasi Narkoba
Rabu, 29 Desember 2004 | 12:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Penanggulangan kasus penyalahgunaan Narkoba di Jakarta perlu dilakukan bersama kepolisian dan pemerintah daerah. "Polisi tidak bisa sendirian," ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Carlo Tewu kepada Tempo, Rabu (29/12).

Menurut Carlo, dalam satu tahun terjadi peningkatan 1000 kasus lebih merupakan hal yang serius. Apalagi, katanya, ini yang sudah dijadikan kasus oleh polisi. "Bagaimana yang belum," ujarnya didampingi Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tjiptono. Masalah narkoba, diakuinya kompleks karena menyangkut pendapatan yang cepat serta upaya perbaikan baik fisik maupun mental yang kontinyu.

"Persoalannya yang kami tangkap bandar-bandarnya, tapi bagaimana dengan pengguna yang betul-betul konsumen," ujar Carlo. Seharusnya, kata dia, pemakai bisa menjalani rehabilitasi dengan baik. "Ini membantu polisi untuk konsentrasi ke bandar-bandarnya," ujar Carlo.

Hingga menjelang tutup tahun 2004, angka pengedar yang 2613 orang ditangkap masih kalah sedikit dibanding pemakai yang 3350 orang. Biasanya, ujar Carlo, pemakai ditangkap untuk diketahui bagaimana dia mendapatkan barang untuk dirunut ke atas hingga ke produsennya. "Namun seharusnya kemudian dia direhabilitasi," ujar Carlo.

Kapolda Metro Jaya (waktu itu Inspektur Jenderal Makbul Padmanagara, sekarang Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional dengan pangkat Komisaris Jenderal) pada bulan Juli lalu pernah membuat terobosan untuk memberi kesempatan bagi pemakai yang dilaporkan dan melapor ke Polda Metro Jaya untuk menjalani rehabiliasi fisik dan mental. Namun, ternyata, diakui Carlo hingga saat ini, upaya ini belum signifikan. "Yang melapor sedikit, apalagi panti rehabilitasi juga kurang," ujar Carlo. Peran pengadaan panti rehabilitasi inilah, ujarnya yang perlu diambil pemerintah.

Untuk peran rehabilitasi inilah, maka Puskesmas mulai tahun 2005 bisa melayani rehabilitasi. Selain juga menerima laporan pengaduan korban narkoba yaitu pemakai yang bukan pengedar. "Mungkin dulu mereka takut sama polisi, jadi malas melapor. Makanya sekarang kami koordinasi di Badan Narkotika Propinsi untuk masalah pemakai yang direhabilitasi ini," ujar Carlo.

Yophiandi-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pemadat Ophium/candu di Jakarta 19 Februari 1949 [ IPPHOS; 20000808 ]
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20000820-098 Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno - Hatta, Yusuf Hendarto memperlihatkan 4862 butir pil psikotropika (Narkoba) saat jumpa pers penyelundupan psikotropika jenis Methamphetamine oleh wanita asal Belanda, Sibel Yalvac di kantor Pelayanan Bea dan Cukai Bandara Soekarno - Hatta, Cengkareng, 11 Juli 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K16A/282/2003; 20030728].
Pemadat Opium
Yusuf Hendarto
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tahun 2004 Meningkat Pengedar Narkoba Oleh Oknum Polisi
Australia Keluarkan Warning Soal Kepemilikan Narkoba di Indonesia
Polisi Buru Burhan Tahar
10 Kecamatan di Jakarta Rawan Narkoba
Satu Lagi Napi Narkorba Malang Terjangkit HIV/AIDS
WN Singapura Divonis 12 Tahun
Menko Kesra Akan Menggalakkan Bantuan AIDS dan Narkoba
Penyelundup Heroin Divonis Mati
Polo Divonis Satu Tahun
Tujuh Anggota Polisi Dipecat
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Eksekusi Ayodya
Daftar Istilah Narkoba dan HIV/AIDS
UU RI No.22 Thn.1997 Tentang Narkotika
PP RI No.1 Thn.1980 Tentang Ketentuan Penanaman Papaver, Koka, Dan Ganja
Inpres RI No.3 Thn.2002 Tentang Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika , Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif Lainnya
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Badan Intelijen Negara
Badan Narkotika Nasional
Informasi Narkoba
Situs Anti-Narkoba Polda Metro Jaya
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data