Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Bantuan Terhambat TNI AU Buka Posko di Pakanbaru
Rabu, 29 Desember 2004 | 11:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Akibat penuhnya jalur penerbangan dan tidak cukupnya bahan bakar pesawat di Bandara Polonia Medan, pengiriman bantuan kemanusian lewat udara terhambat. Sebagai jalan keluar, Kepala Staf TNI AU, Marsekal Chappy Hakim akan membuka pos pengiriman dari Bandara Hang Nadiem Pekanbaru, Riau.

Apalagi, sampai sekarang ini masih ada 250 tob bantuan berupa bahan makanan dan obat-obatan yang belum terangkut, dan masih berada di Halim Perdana Kusuma.

"Pengiriman bantuan mengalami gangguan karena tidak seluruh landasan bisa dioperasikan," kata Chappy. Jenderal bintang empat itu memaparkan Nagroe Aceh Darussalam, landasan yang bisa digunakan hanya di Lanud Iskandar Muda di Banda Aceh dan Bandara di Lhokseumawe. Sedangkan di Meulaboh belum bisa dioperasikan," kata Chappy.

Karenanya, pihak TNI AU akan mencoba memaksimalkan pengiriman bantuan dengan helikopter. Tetapi, lanjut Chappy, pesawat-pesawat ini menghadapi kendala ketika ground spot atau landasan tidak tersedia cukup logistik bagi bahan bakar pesawat tersebut.

Di Aceh tidak cukup tersedia bahan bakar bagi pesawat, sehingga banyak pesawat menumpuk di Medan, padahal di sana pun kekurangan bahan bakar. Begitu juga barang-barang bantuan menumpuk di Medan. "INi menjadi kendala karenanya kami akan mengusahakan untuk menggunakan landasan di Pekanbaru, Riau," kata Chappy.

Soal pengiriman para relawan, tetap akan diusahakan, dibawah koordinir Menteri Pemuda dan Olahraga. "Satu Fokker 27 kemarin mengangkut 30 orang relawan," katanya.

Sedangkan pengiriman kembali para relawan medis dan kemanusian akan menyusul. Termasuk logistik bahan makanan, obat-obatan. Semuanya akan diatur oleh Pemda Nangroe Aceh dan Sumatera Utara.

Soal kesiapan pesawat, Chappy mengatakan tidak mudah, karena lead body, daya angkut barang hercules 128 orang atau barang 10-12 ton. Chappy berharap, armada ini bisa dipakai semaksimal mungkin. Saat ini, teknisi yang merawat pesawat di Halim Perdana Kusuma, bekerja 24 jam penuh, untuk mensuport dan menjaga pesawat dalam kondisi fit. Karena setelah enam jam pesawat perlu pemeliharaan khusus.

Agus Supriyanto/Sunariyah-TNR

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/342/93; 20010215 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010225-134
Maumere Setelah Badai Tsunami

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

AU Belum Cek Pulau-Pulau di Barat Sumatera
10 Pesawat Asing Kirim Bantuan Ke Aceh
Korban Mencapai 63.000 Jiwa
Deruman Iring-Iringan Truk Polisi Dikira Serangan Gelombang Laut
Gelombang Tsunami Datang 30 Menit Setelah Gempa
Wapres Pimpin Pertemuan dengan Negara dan Lembaga Donor
Presiden Xanana Turut Berduka Cita
Mekanisme Bantuan Bencana Tsunami Aceh
Jepang Beri Bantuan Korban Tsunami Aceh
Masyarakat Minta Pemerintah Bertindak Cepat
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
Situs INFORM


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data