|
Metro
Pagi ini Rumah Liar Bongkaran Akan Dibongkar
Rabu, 29 Desember 2004 | 01:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Kota Madya Jakarta Pusat masih merahasiakan pelaksanaan pembongkaran pemukiman liar di kawasan emplasemen stasiun. Daerah yang dikenal dengan Bongkaran itu sudah lama diincar untuk digusur.
Sejumlah warga mengaku pada Munggu malam lalu menerima surat peringatan untuk meninggalkan lokasi Bongkaran. Jika dalam kurun waktu 1 X 24 jam, petugas akan merobohkan rumah mereka.
Kepala Suku Dinas Ketenteraman dan Ketertiban Jakarta Pusat Sulaeman Bachtiar mengaku belum bisa memastikan kapan pembongkaran itu. "Yang jelas kawasan itu pasti di bongkar," katanya, Selasa (28/12).
Berdasarkan catatannya, Bongkaran dihuni oleh sedikitnya 854 keluarga. Sekitar 100 keluarga sudah mengambil uang kerohiman Rp 500 ribu dari PT Kereta Api. Sumber Tempo menyebutkan, pembongkaran rumah liar akan berlangsung (Rabu 29/12).
Ramidi-Tempo News Room
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Seorang anak berkerudung di tengah tumpukan kayu, Timor Lorosae, 12 Juni 2002. Warga muslim kampung Alor Dili menetap di Masjid An-Nur Kampung Alor, setelah tempat tinggal mereka digusur oleh Pemerintah Distric Dili 30 April 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020617].](/hg/photostock/2004/12/22/s_BC02051204_high_thumb.jpg) |
![Anak kecil berdiri di antara jeruji pagar saat protes korban penggusuran warga Tanjung Duren menuntut tempat penampungan sementara yang layak untuk ditempati di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031029].](/hg/photostock/2004/12/14/s_SM03102922_high_thumb.jpg) |
| Anak Muslim Timor Lorosae
|
|
| Protes Korban Penggusuran Tanjung Duren
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|