Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Calo Paspor Masih Marak di Jakarta Selatan dan Barat.
Senin, 27 Desember 2004 | 20:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Calo paspor masih marak berkeliaran di kantor imigrasi Jakarta Selatan. Mereka yang tak memiliki KTP bukan Jakarta Selatan, masih dapat 'diakali' para calo masih punya jaringan membantu menyediakan KTP Jakarta.

Didin, calo yang beroperasi di kantor imigrasi Jakarta Selatan, mengaku sudah biasa melakukan transaksi pembuatan paspor. "Tapi sejak kasus bom, lebih diperketat," kata Didin kepada calon korbannya yang akan membuat paspor ke Malaysia (27/12).

Persyaratan yang harus dilengkapi oleh pengguna jasa calo sama saja dengan jalur resmi. Persyaratannya Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Ijazah, Surat Keterangan dari Kelurahan, dan Surat Keterangan Domisili dari Rukun Tetangga (RT). Untuk Warga Negara Indonesia keturunan asing, calo juga meminta akte kelahiran, SBKRI, dan akte perkawinan orang tua.

Calo Kantor Imigrasi Jakarta Selatan hanya meminta foto copy persyaratan di atas. Lain lagi dengan calo Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Menurut Yondri Faisal, calo paspor spesialis Jakarta Barat, persyaratan untuk pembuat paspor dengan KTP Jakarta Barat harus asli.

Setelah persyaratan lengkap, pada hari yang sama pengguna jasa calo akan difoto. "Jadi dalam satu hari pembuatan paspor selesai," kata Didin. Kalau lewat jalur resmi, pembuatan paspor memakan waktu satu minggu dengan biaya Rp 300 ribuan. Sedangkan kalau lewat calo, biayanya Rp 450.000,-.

Menurut Didin, ada 2 macam paspor, 48 halaman dan 24 halaman. "Paspor yang dibuat melalui calo sama persis dengan paspor melalui jalur resmi," kata Didin. Calo-calo paspor ini biasanya berdiri di pintu masuk kantor imigrasi. "Kalau memang mau buat paspor, saya sudah stand by dari pukul 08.00 pagi," kata Didin.

Anggoro Reksodirjo, Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, mengatakan bahwa sampai saat ini ia berusaha meminimalisir kegiatan calo. Caranya dengan larangan yang ditulis di kantor imigrasi yang menghimbau agar masyarakat tidak berhubungan dengan calo. Selain itu, ia juga menghimbau agar calon pembuat paspor tidak berdiri di koridor agar interaksi dengan calo berkurang. Menurut Anggoro, biaya pembuatan paspor lewat jalur resmi sekitar Rp 265 ribu.

Anggoro mengatakan bahwa saat ini kegiatan calo di kantor imigrasi sudah menurun. Ketika ditanya apakah ada oknum yang terlibat dalam kegiatan calo ini, Anggoro mengatakan bahwa dalam pantauannya, tidak ada. Tetapi ketika ditanya bagaimana cara calo bisa menyelesaikan paspor dalam satu hari, Anggoro tidak dapat memberi jawaban.

Fanny Febiana-Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

MUI Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Atas Kasus Deportan Timor Leste
Langkat Belum Siap Terima Rombongan Warga Timor Leste
Eggy Sudjana : SBY Melakukan Kejahatan Negara Terhadap Warganya
Timor Leste Tolak Islamisasi
Amoy Asal RRC Ditangkap Imigrasi
Abu Jibril Divonis 5,5 Bulan
Abu Jibril Dituntut Sepuluh Bulan


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk68 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Obama Telah Menang di Internet
Jabatan Sultan dan Kepala Daerah Dipisah
Promosi Film Drupadi Menuai Protes
Juku Eja Optimis Pecahkan Mitos
Kalla: Bentrok Salemba Soal Tanah dan Pagar

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data