Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

PD Pasar Jaya : Pedagang Kramatjati Awal Januari Harus Pindah
Senin, 27 Desember 2004 | 20:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya memberikan kelonggaran waktu bagi pedagang para sampai akhir Desember untuk melangkapi syarat administrasi mereka. Perusahaan pengelola pasar juga mengultimatum awal Januari para pedagang sudah harus pindah ke lokasi baru.

Pengunduran waktu itu, dikatakan oleh Humas PD Pasar Jaya Nurman Adi, "Karena masih banyak persyaratan administrasi yang belum mereka (para pedagang) lengkapi," katanya kepada Tempo melalui telepon, Senin petang ini (27/12).

Nurman menyebutkan, sampai hari ini (Senin, 27/12) Desember belum ada pedagang di Pasar Induk Kramat Jati yang menempati lokasi kios baru. Meskipun, batas waktu akhir untuk pindah yang ditetapkan oleh pihak PD Pasar Jaya adalah tanggal 18 Desember lalu.

Nurman menegaskan bahwa pihak PD Pasar Jaya akan memberikan kelonggaran waktu, kepada para pedagang untuk segera melengkapi persyaratan administrasi bagi pengajuan akta kredit ke Bank Danamon Syariah atau Bank DKI, hingga akhir Desember 2004 ini. "Setelah akta kredit disetujui, baru mereka dapat menempati kios yang baru," ujar Adhi.

"Jadi tidak benar kalau dikatakan para pedagang menolak pindah ke lokasi baru," tandasnya menanggapi pertanyaan Tempo bahwa pedagang enggan menempati lokasi baru.

Hingga saat ini dari total 2.248 pedagang yang ada di Pasar Induk kramat Jati, diakui Humas PD Pasar Jaya ini, sudah sekitar 93 persen yang telah membayar uang muka kios baru yang nantinya akan mereka tempati. Sementara sisanya (sekitar 6-7 persen), menurut Nurman, pihak PD Pasar Jaya telah melakukan penyegelan terhadap tempat usaha mereka yang berada di lokasi penampungan saat ini.

Lebih lanjut Nurman mengatakan bahwa jika sampai akhir Desember nanti para pedagang belum juga pindah ke lokasi baru, maka uang muka sebesar 10 persen yang telah mereka bayar akan hangus. "Secara otomatis hak mereka atas kios yang baru hilang," ungkapnya. Nantinya diakui dia, pihak PD Pasar Jaya akan menjual kios tersebut ke para pedagang di luar Pasar Induk Kramat Jati.

Pihak PD Pasar Jaya menampik adanya tuduhan dari para pedagang bahwa pihaknya hanya menampung aspirasi pedagang-padagang besar saja. "Jauh sebelum harga diajukan ke para pedagang, kita sudah meminta second opinion dari UI dan rekomendasi dari komisi B DPRD," ungkap Nurman.

Agus Supriyanto-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes sopir bajaj yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Bajaj Tolong-Menolong menentang rencana Pemda DKI Jakarta yang akan menggantikan peran bajaj sebagai angkutan dalam kota dengan mobil mungil bernama Kancil di depan Gedung MPR/DPR, Jakarta, 9 Agustus 2003. [TEMPO/ Santirta M; K17A/430/2003; 20030923]. Protes sopir bajaj yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Bajaj Tolong-Menolong menentang rencana Pemda DKI Jakarta yang akan menggantikan peran bajaj sebagai angkutan dalam kota dengan mobil mungil bernama Kancil di depan Gedung MPR/DPR, Jakarta, 9 Agustus 2003. [TEMPO/ Santirta M; K17A/430/2003; 20030923].
Protes Sopir Bajaj
Protes Sopir Bajaj
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPRD Akan Pangkas Anggaran Tak Penting
Anggaran Rehabilitasi Rumah Pimpinan Dewan Rp. 2,7 Miliar Tak Jelas
Sutiyoso Optimistis TPST Bojong Beroperasi Awal 2005
Hingga Akhir 2004, 250 Unit Kancil Siap Beroperasi
Mastel dan KPI Menentang Perda DKI Soal Komunikasi dan Telekomunikasi
Sutiyoso Bantah RAPBD 2005 Ganda
Ribuan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Menolak Dipindahkan
Ribuan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Menolak Pindah
Walikota Jakarta Utara Terima Delegasi Kapal Perang Pakistan
Thames Pam Jaya Curang, Didenda Rp 1 miliar
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data