|
Bekasi
Pemkab Bekasi Diminta Kelola Pantura Secara Manusiawi
Senin, 27 Desember 2004 | 18:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Camat Muara Gembong, Muharrom, berharap rencana pemerintah Kabupaten Bekasi mengubah pantai utara (pantura) Bekasi menjadi kawasan pemukiman, pariwisata dan perindustrian, diperlukan grand design yang terencana, serta peraturan berwujud peraturan daerah (perda) dan aturan lain yang bertujuan melindungi keseimbangan alam. "Harus ada grand design dan manusiawi," kata Muharrom, Senin (27/12).
Sejauh ini, kata Muharrom, Pemkab dinilai terus gembar-gembor mengevaluasi tata ruang kawasan utara Bekasi, terutama Kecamatan Muaragembong, menjadi kawasan pariwisata dan perindustrian. Namun, "Payung hukum pariwisata dan perlindungan alam, belum siap," ujarnya.
Prinsipnya, warga kawasan Bekasi bagian utara, sepakat dengan ambisi menggebu pemerintah daerah untuk mengembangkan kawasan pesisir pantura yang selama ini dikenal terisolasi dari daerah lain. Dikatakan, terisolasi karena sarana transportasi, seperti angkutan umum, jaringan infrastruktur jalan masih teramat minim.
Bentuk dukungan pengembangan, warga kawasan utara Bekasi, kata Muharrom kini ikut serta mengundang asosiasi pariwisata dan investor untuk melongok kawasan yang lokasinya hanya sekitar 40 mil kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. "Kami juga ikut mengundang para pengusaha datang kesini (Muaragembong)," kata Muharrom.
Siswanto-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|