Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Ciputat Akan Bangun Terminal Bus Terpadu
Minggu, 26 Desember 2004 | 13:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Kabupaten Tangerang akan membangun terminal bus terpadu tipe A di wilayah Ciputat untuk mengatasi kesemrawutan dan kemacetan di kawasan ini. Terminal terpadu ini juga akan melayani bus antar kota, antar provinsi.

Pembangunan terminal terpadu itu sekaligus merupakan kelanjutan dari pembangunan jembatan dan jalan layang (fly over) di Ciputat yang akan dimulai pada 2005.

Kepala Bagian Tata Usaha Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Tangerang Hidayat menjelaskan, pembangunan terminal terpadu itu di atas lahan seluas lima hektar di Desa Ciputat, Kecamatan Ciputat untuk mengatasi kemacetan di depan pasar Ciputat, sepanjang Jalan Juanda, dan Jalan Dewi Sartika.

Pemerintah kabupaten saat ini sudah menganggarkan dana Rp 10 miliar dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2005 untuk pembebasan lahan.
“Sebenarnya untuk pembebasan lahan saja butuh sekitar Rp 50 miliar, tapi Rp 10 milar itu uang muka dulu untuk tanda jadi pembelian lahan,” kata Hidayat kepada Tempo.

Meskipun pemerintah kabupaten sangat serius untuk membangun terminal terpadu ini, menurut dia, sampai sekarang pemerintah belum bisa menentukan kapan akan membangun terminal terpadu tersebut karena tergantung dari dana yang ada.

”Begitu ada dana, pemerintah tinggal melakukan kajian teknis. Kajian itu membutuhkan waktu sekitar dua bulan dan selanjutnya langsung melakukan pembangunan,” kata Hidayat.

Seperti diketahui, di Ciputat sebenarnya telah dibangun terminal Pondok Cabe seluas dua hektar. Terminal Pondok Cabe ini jaraknya sekitar tiga kilometer dari pasar Ciputat, pusat kemacetan.

Namun, terminal ini tidak pernah digunakan karena sopir angkutan kota dan bus umum, enggan mampir karena terlalu jauh. Akibatnya, angkutan kota dan bus tetap saja mangkal di depan pasar Ciputat sehingga menimbulkan kemacetan sangat parah setiap harinya, dari pagi hingga malam hari.

Menurut Hidayat, lahan terminal Pondok Cabe itu akan dijual dan pemerintah kabupaten akan membeli lahan baru untuk terminal Ciputat.

Joniansyah - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kereta api wisata di Sumatera Barat sedang melintasi lembah Anai, 1991. [TEMPO/Fachrul Rasyid; 5d/86/91; 2000/06/30].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20000709-036 Menteri Perhubungan Rusmin Nuryadin bersalaman dengan Nahkoda KM Kerinci Vicky Manosoh (kedua kiri) disaksikan Direktur Utama (Dirut) Pelni Sudharno Mustafa (kiri), Jakarta, 10 Agustus 1983. [TEMPO/ Ilham Soenharjo ; 15B/053/1983; 20030929].
Kereta Api
Rusmin Nuryadin dan Nahkoda KM Kerinci
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Terpukul Pesawat, Jumlah Penumpang Angkutan Laut Menurun
Hingga Akhir 2004, 250 Unit Kancil Siap Beroperasi
Sopir Angkot Demo, Jalan Yos Sudarso Macet
Pemprov DKI Bantah Hambat Pembangunan Monorail
Organda dan Kopersi Bajaj Tetap Menolak Kancil
Bekasi Minta Pemerintah Pusat Tambah Gerbang Tol di Bekasi Barat
Perbaikan Jalur Busway Selesai Desember
Keterlambatan Kereta Jalur Selatan Masih Parah
Aktivitas Glodok Akan Normal Kembali Rabu
Polisi: Pelaku Peledakan Bom Poso Belum Ada
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Situs Transjakarta-Busway
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)
PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data