Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Harga Minyak Tanah Stabil, Pasokan Kurang
Selasa, 21 Desember 2004 | 18:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kenaikan harga BBM dan Elpiji oleh pemerintah beberapa waktu lalu, belum memicu kenaikan harga dan volume perdagangan pada komoditas minyak tanah di pasaran hari ini, Selasa (21/12). Namun demikian, para pemilik pangkalan minyak tanah di Jakarta Selatan mengaku sering kehabisan stok minyak.

"Harga masih stabil, belum ada kenaikan," ujar Iyo (67 tahun) pemilik pangkalan minyak tanah di bilangan Pondok Labu, Jakarta Selatan. Ia mematok harga Rp 885,- untuk setiap liternya pada para pengecer. Ia menuturkan biasa mendapatkan pasokan minyak tanah empat kali dalam seminggu, sebanyak empat tangki yang masing-masing berisi 5000 liter.

Lebih lanjut ia menyatakan jatah minyak tanah dari agen amsih sangat kurang bila dibandingkan permintaan pasar. Akibatnya, menurut Iyo lagi, seringkali dirinya tidak dapat memenuhi permintaan para pengecer. Dalam sehari, ia mengaku dapat menghabiskan jatah agen sebanyak satu tangki yang berisi 5000 liter minyak tanah. "Akibatnya, kita jadi tidak punya persediaan buat jual besoknya," ujarnya.

Ia juga mengaku tidak dapat menghitung kenaikan volume penjualan minyak tanah miliknya. "Sebenarnya perdagangan memang ramai, cuma jatah agen tidak bertambah. Jadi bila dilihat keuntungannya akan sama saja," ujarnya lagi yang sudah 30 tahun membuka usaha ini.

Keadaan serupa dialami pula oleh Salam (50 tahun), pemilik pangkalan minyak tanah di bilangan Jalan Pinang Raya, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Ia menyatakan, kesulitan menghitung peningkatan volume penjualan minyak tanah miliknya. "Jatah dari agen tetap, jadi sulit untuk menilai peningkatan," ujarnya yang mengikat kontrak dengan agen sejumlah 1 tangki berisi 5000 liter seminggu sekali. Jumlah itu, menurutnya, tandas terjual hanya dalam sehari.

Dari pantauan siang tadi (21/12), memang belum ada peningkatan harga minyak tanah di beberapa pangkalan minyak tanah di daerah Jakarta Selatan. Para pedagang mematok harga sama sebesar Rp 885,- untuk setiap liter, yang menurut pengakuan mereka sesuai dengan ketetapan Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

Namun demikian, para pedagang rata-rata menginginkan kepastian kemungkinan kenaikan harga minyak tanah dari Pertamina. "Kalau memang mau naik, jangan pakai ditunda. Nanti malah banyak yang berspekulasi," ujar Iyo lagi yang mengaku mendapat informasi kemungkinan kenaikan harga minyak tanah dari agennya per bulan Januari tahun depan.

Rinaldi Dorasman-Tempo







INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Minyak Tanah Laris Manis, Warga Khawatir Naik
Dampak Naiknya Harga Elpiji, Minyak Tanah Ikut Naik
PRD Tolak Kenaikan Harga BBM di Depan Istana Negara
Warga Keluhkan Kenaikan Harga Elpiji
Mahasiswa Makassar Sandera Mobil Tangki Tolak Rencana Kenaikan BBM
YLKI: Kenaikan BBM 40 Persen Memberatkan Rakyat
Pemerintah Terus Kaji Kenaikan BBM
Rencana Kenaikan BBM Sedikit Mempengaruhi Harga Bahan Pokok
Agung Laksono: DPR Keberatan Kenaikan Harga BBM
Tak Ada Pengibaran Bendera Dihari Ulang Tahun GAM
> selengkapnya...


Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data