|
Antisipasi Teror, Penjagaan Hotel Hilton Bali Diperketat
Rabu, 15 Desember 2004 | 21:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:General Manager Hotel Hilton Bali, Yan Mickey, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi adanya peringatan pemerintah Australia mengenai kemungkinan terjadi serangan teroris. "Kami telah mengantisipasi," kata Yan Mickey, kepada Tempi, Rabu (15/12).
Dalam peringatan yang dikeluarkan oleh pemerintah Australia, Hotel Hilton di Indonesia sebagai bagian dari target,namun tidak disebutkan hotel Hilton yang mana mengingat di Indonesia terdapat tiga hotel, yakni Bali, Jakarta, dan Surabaya.
Yan mengakui bahwa pihaknya telah memperketat pengamanan dengan bantuan kepolisian daerah.
Menurutnya,pengamanan hotel yang sebelumnya tidak pernah menggunakan bantuan polisi, kini dijaga dengan bantuan polisi keamanan umum bersama polisi pengamanan khusus bom. "Kami menyiapkan penjgaan ekstra, selain polisi keamanan biasa , ada polisi penjaga khusus yang memeriksa kemungkinan terdapat bom di wilayah sekitar hotel," ujar Yan.
Menurutnya, sebenarnya pihak hotel telah meningkatkan penjagaan sejak terjadinya bom Bali tahun 2002. Perketat penjagaan termasuk d idalamnya perbaikan sistem dan kebijakan keamanan serta penambahan jumlah petugas keamanan.
Lebih lanjut, Yan mengatakan bahwa sampai saat ini belum terjadi kepanikan pengunjung yang meninggalkan hotel akibat kabar kemungkinan terjadinya serangan terorisme di hotel Hilton.
"Sampai saat ini, belum ada kepanikan pengunjung, semuanya berjalan normal." ujarnya. Selain itu, pihak hotel mengantisipasi kemungkinan terjadinya serangan teroris tanpa kepanikan dan menjalankan tugas operasional secara normal. "Kami menjalankan dengan tenang, tanpa panik seperti keadaan normal," kata Yan.
Yuliawati-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|