|
Jakarta
Belum Ada Kepastian Serah Terima SMP 56 Melawai
Selasa, 14 Desember 2004 | 12:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sejak pengosongan SMP 56 Melawai, Jakarta Selatan, oleh Pemda DKI Jakarta (17/11) lalu, belum dilakukan serah terima bangunan dan tanah sekolah tersebut kepada PT Tata Disantara sebagai pemilik baru. Padahal, pada saat pengosongan, pihak Pemda menyatakan proses serah terima akan dilakukan 2-3 hari setelah pengosongan. "Kita sedang membuat adendum proses serah terima, kini sudah sampai tahap final," ujar Rohana Manggala, asisten Bidang Kesejahteraan Masyarakat DKI Jakarta, Selasa (14/12). Namun demikian ia tidak dapat memastikan waktu proses serah terima berlangsung nantinya. "Pokoknya secepatnya," ujarnya lagi.
Menurutnya, adendum adalah perbaikan surat serah terima antara Pemda dan PT Tata Disantara terkait dengan proses tukar guling. Hal ini, termasuk pembahasan dari sisi bahasa, isi perjanjian dan kesepakatan-kesepakatan yang ada di dalamnya.
Sementara itu, ketika dihubungi terpisah, Harianto Badjuri, selaku wakil kepala Dinas Trantib dan Linmas DKI Jakarta menampik adanya anggapan mundurnya proses serah terima berakibat pada pembengkakkan dana APBD untuk operasional penjagaan bangunan dan tanah sekolah tersebut. "Tidak akan pembengkakkan dana. Penjagaan ini dihitung sebagai operasional rutin, jadi yang keluar merupakan pengeluaran rutin saja," ujarnya. Menurutnya, untuk satu personil mengeluarkan dana Rp 17.500.
Saat ini, di seputaran kompleks sekolah tersebut masih tampak personil Trantib dan Linmas, berjaga-jaga. "Kami tetap berjaga sampai SK gubernur tentang penjagaan dicabut," ujar Harianto lagi. Namun menurutnya, jumlah personil yang berjaga sudah dikurangi, dari 250 menjadi 150 orang.
Rinaldi Dorasman
| Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|