Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Spikologis Siswa SMP 56
Jum'at, 10 Desember 2004 | 19:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi DKI Jakarta meminta pemerintah lebih memperhatikan dampak spikologis anak pindah sekolah, terutama kasus yang menimpa siswa SMP 56 Melawai. "Bukan seperti pindah rumah, sekolah punya nilai historis tersendiri bagi anak," kata Ketua LPA Jakarta Roostin Ilyas dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (10/12).

Menurut Rooesin, belum tentu seorang anak yang kehilangan sekolah akan senang diberikan sekolah baru. Sebab, Roostin melanjutkan, bisa jadi dia tidak mudah mendapatkan teman-teman seperti di sekolahnya dulu. Apalagi masuk ke sekolah sebelumnya biasanya atas pilihannya sendiri karena suatu hal yang membuat ia bangga terhadap sekolah itu.

Bila dampak spikologis ini tidak diperhatikan, ia khawatir kasus SMP 56 akan kembali terulang. Bisa jadi suatu saat gedung-gedung sekolah lain di lokasi pusat-pusat bisnis juga akan dengan mudah dipindahkan. Disamping itu, untuk kasus SMP 56, LPA Jakarta menghimbau untuk tidak melibatkan anak-anak dalam konflik kepentingan orang dewasa. "Jangan anak dijadikan komoditas, silahkan berkelahi sesama orang dewasa," ujar Roostin.

Pada kesempatan itu, Roostin menyatakan, LPA Jakarta yang telah berdiri pada 1997 akan direvitalisasi setelah vakum sekian lama. Langkah awal yang mulai dilakukan LPA Jakarta adalah mensosialisasikan hotline kepada masyarakat dengan menggandeng pers dan kalangan artis.

Untuk mensukseskan programnya dalam memberikan pendampingan kepada korban kekerasan terhadap anak, PLA juga meminta kerja sama semua pihak terutama masyarakat yang mengetahui langsung. Untuk itu masyarakat diminta tidak segan-segan menghubungi LPA baik dengan mendatangi kantornya di Jalan Tanjung No.8 Menteng Jakarta Pusat maupun menelpon ke nomor 021-3905220.

Meskipun telah ada Komnas Perlindungan Anak, namun menurut Litbang LPA Jakarta Wahid Norchoim, keberadaan LPA masih dibutuhkan mengingat banyaknya kasus kekerasan terhadap anak. Disamping itu LPA juga bekerja dalam rangka mensosialisasikan undang-undang No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak ke tengah masyarakat.

Khairunnisa-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Presiden Megawati Soekarnoputri didampingi Taufiq Kiemas (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (kiri) saat akan meresmikan pemancangan tiang pertama pembangunan proyek Kemacetan lalu lintas yang terjadi akibat pembangunan underpass/ terowongan di perempatan Cawang, Jakarta, 4 Juni 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040604].
Megawati Soekarnoputri, Sutiyoso, dll
Pembangunan Underpass di Cawang

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PD Pasar Jaya Siap Jelaskan Soal Rencana Pembongkaran Pasar Tanah Abang
Komisi VI Minta Pembongkaran Pasar Tanah Abang Dibatalkan
Sinar Harapan Dan SCTV Menangkan Adhi Karya Wisata 2004
Habib Hasan Kunjungi Makam Keramat Tanjung Priok
Bekas Pedagang Aldiron Plaza Tolak Perubahan Status Hak Pakai Pasar
Makam Keramat Al-Haddad Tak Termasuk Dibebaskan Pelindo
Aliansi Buruh Unjuk Rasa Di Depan Gedung DPRD DKI Jakarta
Seribu Orang Hadiri Apel Penanggulangan Bencana Banjir
Kotamadya Jakarta Timur Kesulitan Atasi PKL
Operasi Yustisia di Tangerang Jaring Ratusan Orang
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data