Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Operasi Yustisia di Tangerang Jaring Ratusan Orang
Selasa, 07 Desember 2004 | 19:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) menjaring ratusan warga yang ber-KTP mati, KTP ganda atau KTP luar daerah Tangerang dalam operasi administrasi kependudukan (yustisia) Selasa (7/12).

Mereka yang terjaring dalam operasi itu, kemudian
diminta menandatangani surat pernyataan untuk
segera mengurus domisili atau bersedia pulang dalam
waktu 15 hari apabila tidak mendapatkan pekerjaan.
KTP mereka juga ditahan petugas.

Menurut Kepala seksi Kemasyarakatan Kecamatan Tangerang Ateng M Suryana di kantor Kecamatan Tangerang, operasi ini sudah dilakukan selama dua hari terakhir sejak Senin
(6/12) dan Selasa (7/12). "Kami akan melanjutkan operasi administrasi kependudukan ini hingga Rabu (8/12). Setelah itu akan dilakukan evaluasi bersama Wali Kota Tangerang Wahidin Halim,"katany.

Pada hari pertama terjaring 254 orang. Hari kedua 148 orang. "50 persen KTP mereka ditahan,"kata Ateng. Menurutnya, warga yang terjaring itu pada saat
dilakukan razia sedang berada di tempat umum, di depan Masjid Agung. Hari berikutnya razia di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Ki Samaun. "Operasi ini akan dilakukan siang dan malam hari. Kami juga akan melakukannya dari pintu ke pintu ke pemukiman kontrakan dan perumahan-perumahan elite di Kota Tangerang. Kami tidak akan bersikap diskrimatif dalam operasi adiministrasi kependudukan ini,"ujar Ateng.

Operasi ini, menurut Ateng, lebih menitikberatkan
pada razia identitas yang tidak diberikan sanksi
hukum. Artinya hanya berupa perkenalan atau
sosialisasi kepada masyarakat Kota Tangerang. "Setelah
ada evaluasi akan dilanjutkan dengan sanksi administrasi berupa tindak pidana ringan.

Ayu Cipta


Fototerkait
     
Presiden Megawati Soekarnoputri didampingi Taufiq Kiemas (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (kiri) saat akan meresmikan pemancangan tiang pertama pembangunan proyek
Megawati Soekarnoputri, Sutiyoso, dll

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ketua Pansus DPRD : Pagar Seng Harus Dibongkar
Operasi Yustisi di Kelapa Gading Jaring 83 Orang
Pedagang Pasar Mayestik Belum Perpanjang Sewa Kios
Warga Kemayoran Datangi Komnas HAM
Ribuan Buruh Tuntut Pemberlakukan Upah Sektoral
Aliansi Buruh Protes Penetapan Upah Minimum Provinsi
Pedagang Terganggu Pagar Seng dan Pembangunan Blok A
Seluruh Fraksi DPRD DKI Jakarta Setuju Penggunaan Dana Cadangan Daerah
Wakil Pedagang Tanah Abang: "Presiden Dukung Perjuangan Kami"
Pengadilan Juga Sita Mitra PD Pasar Jaya
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data