Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Pemda Tangerang Naikan Pangkat Pejabatnya yang Tewas Kecelakaan Pesawat
Jum'at, 03 Desember 2004 | 22:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memberikan kenaikan pangkat anumerta kepada Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Lingkungan Hidup Sri Sugeng,yang tewas dalam kecelakaan Pesawat Lion Air di Bandara Adisumarmo,Solo, Jawa Tengah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, Deden
Sugandi mengatakan kenaikan atau penghargaan tersebut
pantas diterima anak buahnya yang telah mengabdi 4 tahun
di lingkungan Hidup, apalagi kata Deden, Sugeng pergi ke
Solo dalam rangka menjalankan tugas dari Pemda untuk
mengikuti pendidikan di UNS selama dua minggu.

Deden menuturkan, ketika dirinya mendapat berita
tergelincirnya pesawat Lion Air di Solo. Ia langsung
memerintahkan tiga anak buahnya yang lebih dulu tiba di
Solo, yaitu Mas Yoyon, Sirait dan Eddy S. Ketiga pegawai
LH itu langsung menuju lokasi tergelincirnya pesawat.
Mereka langsung mencari Sugeng di beberapa rumah sakit
yang menampung korban. Hingga beberapa kali bolak-balik di beberapa rumah sakit, ketiga pegawai LH itu tidak
menemukan Sugeng.

Dalam putus asa, Yoyon, Sirait dan Eddy mendatangi rumah
sakit AURI. Disana juga tidak ada korban bernama Sugeng.
Tiba-tiba mereka melihat mayat dengan bertuliskan Mr X.
Curiga dengan mayat itu, ketiganya langsung membuka tutup wajahnya. Ternyata Mr X itu adalah Sugeng, hal itu
diperkuat dengan cincin yang dipakai Sugeng dengan tulisan nama isitrinya. Tak kuat menahan sedih, ketiganya langsung memeluk tubuh Sugeng yang nyaris tak dikenali karena tubuhnya penuh luka. "Di bagian kepala belakang terluka, di atas telinga, mata dan kakinya semua terluka cukup parah," kata Deden.

Deden menambahkan, tugas terakhir yang dilaksanakan
Sugeng adalah sebagai Ketua Panitia lelang proyek. Secara pribadi Deden menyatakan sangat kehilangan dengan
kepergian Sugeng. Karena selama ini, Sugeng dinilai cukup bagus dalam melaksanakan tugas. Ia sering memberikan masukan dan arahan kepada pegawai lainnya.

Sri Sugeng adalah salah satu penumpang yang tewas dalam
Kecelakaan pesawat Lion Air di Bandara Adisumarmo Solo
Jawa Tengah, Selasa (30/11) yang tengah melaksanakan tugas kedinasan.

Korban meninggalkan seorang isteri, Nani (42) dan dua
anak, yaitu Gilang, siswa kelas I SMP Islamic, serta Dewi, kelas V SD Isamic Karawaci Tangerang. Menurut Deden, almarhun dikenal agak pendiam, tapi pekerja keras yang selalu melaksanakan tugas dengan penuh kesungguhan.

Joniansyah-Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Petugas Menara ATC Adi Sumarmo Lihat Kejanggalan
KNKT: Penyebab Kecelakaan Lion Diumumkan Dalam Sebulan
Kepala Bangkai Pesawat Lion Dipotong
YLKI: Stop Izin Penerbangan Baru.
Pemerintah Hentikan Pemberian Izin Maskapai Baru
Lion Air Bantah Pernah Iklankan Pesawatnya Buatan 1996
Setio Raharjo: Pengumpulan Fakta Kecelakaan Lion Air Bisa Selesai Dua Hari Ini
Wapres: Teliti Ulang Sistem dan Infrastruktur Pengelolaan Bandara
Wapres Kunjungi Korban Lion Air
Komisi Transportasi: Cuaca Penyumbang Terbesar dalam Kecelakaan
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
Lion Air


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data