Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bogor

Sutiyoso Mulai 'Melunak' Soal TPST Bojong
Jum'at, 03 Desember 2004 | 15:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Setelah Menteri Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, berkomentar soal Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bojong mesti dihentikan, Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso mulai 'melunak'.

Ia meminta kepada pihak-pihak yang terkait dengan permasalahan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bojong Bogor, Jawa Barat membicarakannya bersama dan berusaha untuk mencari solusi permasalahan. "Saya itu kepinginnya duduk dengan mereka. Apa sih keberatannya mereka?" kata Sutiyoso di Balai Kota, Jumat (3/12). Sebelumnya Sutiyoso 'ngotot' akan mengoperasikan TPST Bojong tanpa kompromi. Bahkan saat masyarakat protes dan puncaknya terjadi perusakan, pembicaraan dengan masyarakat setempat belum tuntas.

Mau tak mau saat ini, TPST Bojong menghentikan sementara pengoperasiannya."Yang memang harus dihentikan sementara. Mau beroperasi bagaimana. Wong dirusak begitu," ujar Sutiyoso. Menurutnya, untuk memperbaiki TPST Bojong, pihaknya memerlukan waktu kurang lebih 1-2 bulan. "Sambil memperbaiki, maksud saya mari kita ciptakan situasi yang kondusif,"katanya.

Sutiyoso kembali mempertanyakan mengenai keberatan masyarakat yang menyatakan bahwa dengan pengoperasian TPST Bojong akan merusak lingkungan. "Mereka ngerti darimana kalau itu merusak lingkungan. Tahu itukan kalau sudah dibuktikan,"kata Sutiyoso.

Sutiyoso juga menyatakan akan bersedia menghentikan pengoperasian TPST Bojong, jika pada saat pengoperasian nanti para pakar menyatakan bahwa pengoperasian itu menimbulkan pencemaran atau perusakan lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup, Rahmat Witoelar memerintah untuk menghentikan pengoperasian TPST Bojong. Karena sempat menimbulkan kerusuhan pada beberapa waktu yang lalu. Menurut Rahmat, dalam kasus TPST Bojong juga perlu diperhatikan mengenai analisis mengenai dampak sosial (andas).

Dampak sosial, bukan hanya pada masyarakat yang daerahnya ditempati sampah, berdasarkan pengalaman jalan yang dilewati truk sampah, menyebarkan bau tak enak. Coba jika jalan selepas pintu tol sekitar Cibubur menuju Cileungsi bau menyengat sepanjang jalan mulai terjadi sejak pagi hari. Jadi, dampak itu harus sudah diduga sebelumnya, bukan dicoba dulu baru dihentikan. Buat rakyat kok coba-coba.

Suryani Ika Sari

Fototerkait
         
Presiden Megawati Soekarnoputri didampingi Taufiq Kiemas (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (kiri) saat akan meresmikan pemancangan tiang pertama pembangunan proyek Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (kanan) bersama Walikota Jakarta Pusat Horsea Petra Lumbun (kiri) dalam acara pencanangan penanaman sejuta pohon disepanjang daerah aliran sungai Ciliwung di Jakarta, 29 Juni 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/430/2004; 20040709].
Megawati Soekarnoputri, Sutiyoso, dll
Sutiyoso dan Horsea Petra Lumbun

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sutiyoso: Ada Kejanggalan Pada Sita Pasar Tanah Abang
Menteri LH: TPST Bojong Jangan Dioperasikan Dulu
DPR RI Setuju Uji Coba TPST Bojong Diteruskan
Komisi II DPR Bahas TPST Bojong
DPR Minta Penjelasan Soal TPST Bojong ke Sutiyoso
Berkas Warga Bojong Tersangka Perusakan Selesai
Sarwono: Setiap Wilayah Harus Memiliki Pengolahan Sampah Canggih
Kapolri : Berkaitan Pelanggaran HAM di Bojong Kapolwil Bogor Akan Ditindak
Sutiyoso Pastikan Proyek Sampah Bojong Jalan Terus
Pedagang Pasar Tanah Abang Kecewa Pada Presiden
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data