Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polisi Gulung Gerombolan Pencuri CPU Kantor
Rabu, 01 Desember 2004 | 10:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepolisian Resort Metro Kabupaten Tangerang menggulung kawanan pencuri spesialis central proseccor unit (CPU) yang kerap beroperasi di perkantoran dan sekolah. "Kami menagkap para pelaku dirumahnya masing-masing, Senin (29/11) lalu," kata Kepala Satuan Reserse Kriminalitas Polres Kabupaten Tangerang, Ajun Komisaris Polisi, Kustanto.

Gerombolan pencuri CPU tersebut, Kustanto mengungkapkan, berjumlah lima orang, yakni Iwansyah, 30, Sukardi, 45 tahun, Nofiardi, 37, Rahmat, 22 dan Maman Suparman, 42. Salah satu diantaranya adalah seorang sopir taksi "PS," Rahmat. Taksinya kerap digunakan pencuri menjalankan aksinya. Sedangkan Maman Suparman sebagai penadah.

Dalam pemeriksaan, para tersangka mengaku telah melakukan sebelas kali aksi pencurian CPU. Kawanan ini selalu menjadikan sekolahan dan perkantoran untuk di jadikan sasaran kejahatannya. Dari sebelas kali aksinya itu, telah menggondol 49 unit CPU. Dari sebelas tempat yang pernah di satroni maling spesialis CPU ini, diantaranya adalah Teluk Naga, Pakuhaji, Sepatan, Mauk, Sewan dan Tanah Tinggi.

Terakhir kali, mereka beraksi di SLTP Negeri I Kosambi yang beralamat di Jalan Raya Prancis, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis (25/11) lalu. Aksi para pencuri ini sempat dipergoki oleh penjaga sekolah, Rahmat, 44 tahun. Namun, saat Rahmat melihat para pencuri yang sedang mengangkat barang hasil curiannya dilengkapi dengan senjata tajam, Rahmat tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya mengintip dari celah-celah jendela kaca.

Dari SLTP ini, para pencuri ini berhasil menggasak 12 unit CPU yang berada di ruangan Tata Usaha (TU) SLTP Negeri I
Kosambi, Kabupaten Tangerang. Dengan leluasa, kawanan penjahat itu memasukkan beberapa CPU yang berisi data siswa-siswi sekolah serta gaji guru tersebut ke dalam taksi "PS" yang sudah menunggu dari tadi di depan sekolah.

Setelah berhasil melakukan aksinya, para pencuri ini kabur menuju arah Pantai Dadap. Dari informasi yang berhasil
dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP) ini, kemudian petugas mengetahui identitas dari para pelaku yang salah
satu diantaranya adalah sopir taksi "PS" yang kerap menggunakan taksi bernopol B 2774 MX dalam setiap aksinya.
"Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku sejak beroperasi di Tahun 2004, mereka telah berhasil menggasak 49 unit
CPU," ujar Kustanto.

Ditambahkan Kustanto, para kawanan ini memang telah menjadi target operasi dari jajarannya. "Mereka sudah
menjadi target operasi dari jajaran kami. Para pencuri spesialis CPU ini, selalu menjadikan sekolahan dan
perkantoran sebagai sasaran kejahatannya," ujarnya.

Joniansyah--Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anggota Lan AL Mataram Tewas Tertembak Komandanya Sendiri
Polisi Ungkap Pencurian Spesialis Mobil Mewah
Membom Ikan, 5 Ditangkap Polisi
Karyawan Pelumas Cilacap, 'Kencing' Sembarangan Ditangkap
Empat Tahanan Kabur dari LP Mataram
Rumah Warga Skotlandia Dirampok
Pemerintah Akan Libatkan Pramuka dalam Pengamanan Laut
Baasyir Bantah Terlibat Penyanderaan WNI di Irak
Wartawan Al-Jazeera Kecopetan di Bandara Soekarno-Hatta
Bank CIC, Danpac, Pikko akan Menjadi Bank Valas
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data