|
Metro
Desember-Januari Pucak Banjir di Jakarta Barat
Senin, 29 November 2004 | 19:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Suku Dinas Pekerjaan Umum (Sudin PU) Tata Air Jakarta Barat memperkirakan puncak banjir di Jakarta Barat terjadi bulan Desember 2004 dan Januari 2005. Hal ini dikemukakan Subardjo, Kepala Seksi pemeliharaan Bangunan air Jakarta Barat kepada Tempo di Jakarta Senin (29/11).
Saat ini Sudin PU Tata Air sudah melakukan persiapan menghadapi banjir. “Pada bulan Desember, kami melakukan monitoring,” kata Subardjo. Menurutnya, pompa permanen sudah ditempatkan. Satu di Tomang Barat, satu di Wijaya Kusuma. Sedangkan pompa bergerak ditempatkan di sembilan lokasi. Saat ini yang dilakukan Sudin PU Jakbar adalah piket 24 jam. “Setiap ada sumbatan, kami menerjunkan orang untuk menanggulangi banjir,” kata Subardjo.
Pintu air di Jakbar, yang letaknya di Cengkareng Drain, berfungsi sebagai pengendali banjir agar pengarahan air cepat masuk ke laut. Tinggi air di Pesanggrahan hari ini adalah 60 cm, Angke Hulu 50-80 cm, Depok 90-100 cm sedangkan Manggarai 690 cm.
Di Jakarta, ada 3 lokasi pintu air yaitu Cengkareng Drain, Manggarai dan Pulogadung. Di Pesanggrahan, Angke Hulu dan Depok dipasang alat penduga ketinggian air.
Selain karena topografi, Jakbar yang 35 persen dari total luas wilayahnya merupakan daerah rendah (rawan genangan), banyaknya sampah dan Lumpur juga menjadi penyebab banjir.
Menurut Subardjo, ada kesepakatan antara Sudin PU Tata Air, Dinas Pertamanan dan PD Pasar Jaya. Sampah yang ada di sungai dan saluran merupakan tanggung jawab Sudin PU Tata Air. Sampah di Taman merupakan tanggung jawab Dinas Pertamanan sedangkan sampah yang ada di badan jalan pemukiman merupakan tanggung jawab Sudin Kebersihan.
Tidak mengalirnya air di sungai di Jakbar menurut Subardjo disebabkan oleh buangan air limbah dari warga setempat dan industri rumahan.
Sudin PU Tata Air Jakbar juga harus berkoordinasi dengan provinsi lain dalam menanggulangi banjir di Jakbar. Ada 5 sungai yang hulunya di Banten Jawa Barat dan bermuara di Jakbar. Jadi 5 sungai ini merupakan sungai yang mengalir melalui 2 provinsi. Sungai ini adalah Sungai Mooker Vart, Sungai Angke, Sungai Pesanggrahan, Sungai Grogol dan sungai Banjir Kanal Barat.
Fanny-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|