Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Walau Hujan Terus, Tinggi Air Masih Aman
Senin, 29 November 2004 | 17:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Meskipun hujan sudah mulai mengguyur lebat Jakarta dan sekitarnya, sejak beberapa minggu terakhir ini. Menurut Asisten Tekhnik Proyek Pengendalian Banjir dan Pengamanan Pantai Ciliwung
Cisadane Djaya Sukarno, berdasarkan data yang diterima dari sejumlah posko banjir, kondisinya belum membahayakan, di bawah tingkat siaga IV. "Meski demikian, diharapkan masyarakat terus mewaspadai datangnya banjir,"katanya.

Begitu juga kondisi debit air dan tinggi permukaan sungai, menurut Tomi Tirta Wardana, Koordinator Sistem Telemetri Ciliwung Cisadane, masih wajar dan belum ada tanda-tanda banjir besar. "Ada tiga lokasi yang kami jadikan acuan di Bendungan Manggarai, Depok dan Katulampa," kata Tomi.

Di Bendungan Manggarai tinggi air masih 6,6 m di bawah kondisi siaga IV yaitu 7,5 m. Di Bendungan Katulampa tinggi permukaan air masih 1,3 m dibawah 170 Cm, ambang batas untuk penetapan siaga IV. Sedangkan di Depok dari ambang siaga IV 2 m saat ini masih sekitar 1,2 m.

Djaya Sukarna memperkirakan, tingkat debit air dan pemukaan sungai meningkat drastis akan terjadi pada bulan depan, setelah tanah di hulu atau di pegunungan daerah puncak/Bogor mengalami titik jenuh untuk menyerap air. Kemungkinan saat ini tanah masih mampu menyerap air, setelah lama tidak terserap air hujan. “Jikapun saat ini di sejumlah wilayah terjadi banjir, itu bukan diakibatkan oleh debet air sungai, melainkan system drainase, atau aliran air di pemukiman yang mengalami penyumbatan,”ujarnya.

Agus Supriyanto

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pedagang Tanah Abang Datangi DPRD DKI Jakarta
Sarwono: Setiap Wilayah Harus Memiliki Pengolahan Sampah Canggih
Organda dan Kopersi Bajaj Tetap Menolak Kancil
Batu Siaga I Banjir dan Tanah Longsor
Pemkot Jakarta Pusat Akan Libatkan Kampus Tertibkan PKL
PKL Tanah Abang Belum Tentukan Sikap
Gubuk-Gubuk Liar di Jembatan Besi Dibongkar
Hari Ini Pansus DPRD DKI ke Pasar Tanah Abang
11 Lokasi di Kota Malang Rawan Banjir
Tiga Rumah Hancur Tertimpa Longsoran Plengsengan
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
PP RI No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
> selengkapnya...

Website

Departemen Sosial
Berita Bumi
Situs INFORM


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data