|
Ketinggian Air di Jakarta Utara Masih Aman
Senin, 29 November 2004 | 15:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Walau hujan mengguyur Jakarta dalam dua hari terakhir, ketinggian air di beberapa titik pintu air yang ada di wilayah Jakarta Utara masih berada dalam titik aman. "Belum ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan," kata Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Utara, HM Sulaeman di ruang kerjanya pada Senin, 29 November 2004.
Berdasarkan data yang diperoleh Tempo News Room, ketinggian air yang paling menonjol terdapat pada Kali Sunter. Sampai pada pukul 13.00 WIB, ketinggiannya pada pintu air Pulo Gadung tercatat pada angka 530 centimeter diatas permukaan laut. Walau begitu, "Angkanya masih berada dibawah angka siaga," kata Sulaeman.
Titik aman untuk Kali Sunter di pintu air Pulo Gadung adalah 550, yaitu siaga empat. "Diatas 550, jalan Yos Sudarso dalam limpahan air kali," katanya. Lebih besar dari 550 sampai 700 memasuki kondisi siaga tiga, angka 700 sampai 770 dalam kondisi siaga dua dan diatas 770 kondisi siaga satu.
Angka tertinggi terakhir yang pernah dicatat Kali Sunter adalah 650, yaitu pada 21 April 2004. Ketika itu jalan Yos Sudarso digenangi air setinggi 50 centimeter. Selain terhadap jalan Yos Sudarso, kenaikan air Kali Sunter juga akan berdampak pada daerah-daerah disekitarnya, termasuk kawasan Kelapa Gading.
Berdasarkan pantauan posko banjir Suku Dinas Tata Air beberapa kali lainnya yang ada yang di Jakarta Utara masih dalam keadaan stabil. Cengkareng Drain, yang merupakan gabungan kali Mookervaart, Angke, dan Pesanggrahan menurut Sulaeman masih dalam kondisi aman.
Sementara pada Kali Angke, kata Sulaeman, keadaannya lebih terkendali. "Dulu sempit, sekarang lebarnya sudah mencapi 45 meter," ujarnya. Untuk Kali Ciliwung airnya ditampung di waduk Pluit sehingga belum mengkhawatirkan.
Tito Sianipar -- Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|