|
Puluhan Penagih Hutang Nyaris Bentrok dengan Pekerja Pabrik
Jum'at, 26 November 2004 | 20:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Puluhan pria penagih hutang nyaris terlibat baku hantam dengan sejumlah karyawan PT Everyday Boss, di Gang Ambon, Kavling DPR Blok C No. 185, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis malam (25/11) sekitar pukul 19.30. Keterangan yang dihimpun di Polsek Cipondoh menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika sekitar 40 orang pria berkulit hitam, berbadan tegap yang diduga kuat sebagai orang suruhan seorang berwarganegara Malaysia mendatangi PT Everyday Boss dengan maksud menemui pemilik perusahaan bernama Sai Bun, 40 tahun untuk menagih hutang senilai Rp 2 milyar.
Namun, karena Sai Bun tidak pernah merasa punya hutang maka bos pabrik yang memproduksi aneka alat pembersih itu menolak menemui puluhan pria itu. Sementara itu, puluhan penagih hutang itu karena merasa tidak juga dipertemukan dengan Sai Bun, kemudian mereka menonkrongi pabrik itu.
Tak urung ulah para penagih hutang itu membuat sejumlah karyawan merasa kesal dan hendak melakukan perlawanan. Namun, aksi brutal itu dapat dicegah setelah petugas kepolisian dari Mapolsek Cipondoh dan Polres Metro Tangerang mengamankan lokasi.
Kapolsek Cipondoh AKP Sudaryo juga ikut mengamankan lokasi. Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan
warga tentang adanya aksi pendudukan sejumlah pria yang berpotensi perkelahian. "Kami juga meminta bantuan personel dari Polres Metrro Tangerang untuk memgamankan lokasi," kata Sudaryo. Namun setelah dilakukan pendekatan
persuasif, para penagih hutang itu kemudian beranjak pergi.
Ayu Cipta--Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|