Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tanah Abang

Pedagang Datangi Lagi Istana Negara ,Tolak Pembongkaran
Kamis, 25 November 2004 | 11:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 2000 an pedagang Pasar Tanah Abang kembali mendatangi Istana Negara, Jakarta, hari ini, Kamis (25/11) untuk menuntut agar menolak dilakukannya pembongkaran Blok B, C, D dan E Pasar Tanah Abang.

Menurut Murni Z, Ketua Persatuan Pasar Tanah Abang sebenarnya pedagang Pasar Tanah Abang sudah menyerahkan masalah ini kepada DPRD Jakarta. Dan DPRD pun telah membentuk Panitia Khusus yang meminta agar Gubernur Sutiyoso melakukan penundaan pembongkaran sampai Pansus DPRD selesai bekerja dalam penyelesaian kasus ini, "Tetapi kemarin Gubernur Sutiyoso mengatakan, tetap melakukan pembongkaran," kata Murni. DPRD sendiri hari ini dikabarkan sedang bersidang.

Selain itu, menurut Murni, PD Pasar Jaya juga sudah meminta ijin untuk membuat penampungan di bekas lokasi pedagang kaki lima Jalan Raya Kebon Jati. "Jalan tersebut ditutup seng berarti ada pembongkaran," kata Murni.

Selain itu, ditutupnya jalan Kebon Jati yang merupakan akses menuju Pasar Tanah Abang membuat calon pembeli merasa tidak aman dan nyaman untuk berbelanja di Pasar Tanah Abang. "Kami merasa diombang-ambingkan," kata Murni. Menurut Sofyan, Perwakilan Pedagang Pasar Tanah Abang, Gubernur Sutiyoso selalu berubah-ubah dalam mengajukan alasan dilakukannya pembongkaran Pasar Tanah Abang.

Menurut Sofyan, semula Sutiyoso mengajukan alasan bahwa bangunan Blok B,C,D dan E tidak kuat. Tapi, kata Sofyan malah ada penambahan bangunan di Blok tersebut. "Sekarang alasannya karena mekanik elektrik, padahal listrik dan PBB tidak pernah telat dibayar,"ujarnya.

Saat ini Perwakilan pedagang Pasar Tanah Abang sedang menunggu untuk diterima oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyo yang sedang menerima tamu dari negara lain. Belum jelas apakah perwakilan pedagang akan diterima Presiden atau tidak. Rencananya para pedagang akan menuju DPRD Jakarta untuk memberi dorongan agar Pansus DPRD kembali bekerja untuk memperjuangkan aspirasi pedagang Pasar Tanah Abang.

Saat ini, 2000 an pedagang tersebut tidak berdagang. Namun jumlah ini lebih sedikit daripada demo yang pertama pada awal Agustus lalu, dikarenakan banyak pedagang yang masih libur, mereka terdiri dari berbagai etnis diantaranya India, Cina, Batak, Jawa dan Sumatera. Mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan pembongkaran Blok B,C,D dan E adalah pengusuran terbesar pedagang lemah yang telah membesarkan Tanah Abang turun menurun. Spanduk yang lain yaitu, seluruh etnis yang ada di Pasar Tanah Abang bersatu padu menentang pembongkaran.

Seorang anggota DPRD DKI, mendapatkan nama pengusaha berinisial EY, yang berencana membangun kembali Blok B,C, D dan E. Pengusaha tersebut pernah masuk dalam tahanan selama 20 hari karena membawa kabur dana sebuah Yayasan sosial Rp 400 juta. Anggota komisi E tersebut kini sedang menelusuri pengusaha yang akan membangun kembali blok di Pasar Tanah Abang, dan memcari tahu hubungannya dengan Gubernur Sutiyoso, yang tampak ngotot dan memaksakan pembangunan pasar tersebut.

Badriah

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gubernur Sutiyoso Minta Semua Pihak Cooling Down
Komite SMPN 56 Jeruk Purut Desak DPRD Selesaikan Sengketa
Sutiyoso Akan Teruskan Pembuangan Sampah Bojong
Sutiyoso Tak Berhak Kosongkan SMP 56
Sutiyoso Tinjau SMP 56 Melawai
Ratusan Petugas Kosongkan SMP 56 Melawai
Duka Parman Di Malam Takbiran
Terkait Dugaan Korupsi, Polisi Sita Surat Keputusan Pimpinan DPRD Solo
Sutiyoso Minta Pembongkaran Pasar Tanah Abang Tidak Ditunda
Anggota DPRD Dikepung Todongan Permintaan THR
> selengkapnya...


Referensi

PENJELASAN KHUSUS SEKTOR PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH
Profil Sutiyoso
PP RI No. 110 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan DPRD
UU RI No.22 Thn.2003 Tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data