Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Penumpang Meningkat, Pelayanan Lebih Baik
Rabu, 24 November 2004 | 19:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Arus mudik dan arus balik tahun ini relatif lebih lancar dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari menurunnya pelanggaran dan kecelakaan.

Dari hasil evaluasi posko angkutan lebaran terpadu, telah ditangkap 52 bis dari 34 perusahaan otobus (PO) karena melakukan pelanggaran. Pelanggaran disebabkan oleh beragam sebab tetapi terutama karena pelanggaran tarif.

“Banyak bis yang mengenakan tarif tidak sesuai dengan yang tertera pada karcis. Padahal harga yang dibayarkan harus jelas tertera dikarcis” kata Iskandar Abubakar, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Departemen Perhubungan.

Sanksi yang dikenakan untuk pelanggaran-pelanggaran yang terjadi disesuaikan dengan jenis pelanggaran. “Paling berat adalah apabila bis menelantarkan penumpang. Ini sanksinya pencabutan izin trayek bis tersebut” tambah Iskandar.

Tahun ini pelanggaran berkurang jauh dari tahun sebelumnya. “Pelanggaran itu terutama terjadi di terminal bayangan” ujar Iskandar. Adanya pasar tumpah di sepanjang jalur pantura menambah potensi kemacetan.

“Masyarakat pun jadi tidak sabar dan akhirnya mengambil jalur lawan akibatnya arus lalu lintas terkunci” katanya lagi.

“Pasar tumpah ini kan ada di bawah kendali pemda. Jadi kami bekerjasama dengan pemda dan polisi untuk mengambil langkah-langkah, walaupun belum sempurna” katanya.

Pelaksanaan arus mudik dan arus balik pun diakui Iskandar tahun ini jauh lebih baik karena adanya Inpres No 3 tahun 2004 tentang koordinasi penyelenggaraan angkutan lebaran terpadu sehingga kordinasi dengan pihak-pihak terkait lebih baik dari tahun sebelumnya. Selain itu, infrastruktur juga sudah jauh lebih baik. “Jalan raya meningkat sebesar 12,08 persen” katanya.

Pelaksanaan arus mudik dan arus balik dapat dikatakan lancar juga karena jumlah pemudik tahun ini mengalami peningkatan sebanyak 9.56 persen dan perjalanan tetap lancar. “Peningkatan paling tinggi adalah dari moda udara naik sebanyak 24 persen” katanya.

Tingkat kecelakaan tahun ini pun menurun dari delapan propinsi yang dipantau oleh posko angkutan lebaran terpadu tercatat penurunan sebesar 13,6 persen dari 242 kecelakaan tahun 2003 menjadi 209 pada tahun 2004 ini. nofi triana firman

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Operasi Yustisi Digelar Setelah H+7
Terminal Kalideres Sudah Kembali Normal
Korban Kecelakaan Jagorawi Membaik
Pendapatan Stasiun KA Balapan Solo Naik 5 Persen
Pelabuhan Tanjung Priok Mulai Padat
Ratusan Bus Wisata Angkut Arus Balik dari Wonogiri
Malam ini, Puncak Arus balik di Terminal Kalideres
Arus Balik Mulai Padati Jalintim
Garuda dan Merpati Panen Penumpang Selama Lebaran
Arus Balik Mulai Ramai di Merak
> selengkapnya...


Referensi

Mudik Lewat Jalur Alternatif
Laporan Khusus Mudik Lebaran 2004
Pasar Tumpah di Hari Pasaran Menjelang Lebaran
> selengkapnya...

Website

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni)
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP)
PT Garuda Indonesia
Website Arus Mudik Polda Jawa Tengah
PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data