Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Soal Telat, Peserta Seleksi CPNS Di Gelora Bung Karno Ricuh
Rabu, 24 November 2004 | 15:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kericuhan terjadi pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) bidang Kesehatan di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta siang ini. Keributan itu dipicu oleh distribusi soal dan lembar jawab tes substansi kesehatan yang mengalami keterlambatan. Peserta yang tak sabar mulai terlihat ricuh.

"Distribusi tanggung jawab Badan Kepegawaian Negara (BKN), kami hanya menerima," ujar Soetanto, Ketua Penyelenggara Ujian tersebut. Menurutnya, berdasarkan koordinasi seharusnya lembar soal sekaligus lembar jawab sudah datang satu jam sebelum ujian dimulai. Namun hingga pukul 14.50 WIB belum semua peserta mendapatkan soal dan lembar jawabannya. Padahal, seharusnya ujian sudah dimulai sejak pukul 13.00 WIB tadi.

Menurut penilaian Soetanto, hal ini terjadi karena BKN kurang koordinasi dengan panitia. Terkait dengan hal ini, Soetanto mengaku akan mengajukan protes dalam rapat evaluasi internal Departemen Kesehatan. Dalam rapat tersebut, sekaligus ia akan melaporkan seluruh kejadian yang ada.

Disamping lembar soal, pengiriman lembar jawab juga mengalami masalah. Ada dua warna yang datang, merah dan hijau. Namun demikian, Soetanto mengaku, tidak bakal ada masalah dengan itu.

Tidak serempaknya pembagian soal dan lembar jawab ini, menurut Soetanto, membuat waktu ujian akan berbeda-beda pada masing-masing sektor. "Cuma itu pilihannya, panitia terpaksa menunggu," ujarnya lagi.

Sementara para peserta yang tak sabar terlihat ricuh. Pembagian soal diwarnai aksi tepuk tangan dan teriakan tak puas dari peserta. Sampai saat ini, terdapat sekitar 500 peserta yang belum mendapatkan soal dan lembar jawab.

Soetanto memberikan jalan keluar dengan menyatakan sudah berkoordinasi dengan Kepala Biro Kepegawaian Departemen Kesehatan. Hasilnya, panitia memberi batas hingga pukul 15.00 WIB nanti. Apabila soal dan lembar jawaban belum datang, peserta hanya diwajibkan mengerjakan yang dapat dikerjakan. Mengenai penilaiannya sendiri, khusus untuk peserta yang tidak mendapatkan soal, hanya akan dipakai nilai ujian mulai dari pagi hingga pukul 15.00 WIB nanti. "Jadi nantinya, ada yang penilaiannya cuma dibagi dua. Yaitu, tes potensi diri dan pengetahuan umum," ujarnya.

Rinaldi-Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data