Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Warga Bojong Mengadu ke Komnas HAM
Selasa, 23 November 2004 | 16:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Keluarga korban bentrokan yang berujung pada penembakan dan penangkapan polisi di areal Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bojong, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, mengadu ke Komnas HAM, Selasa (23/11). Dari pengaduan itu, MM. Billah, anggota komisioner Komnas HAM melihat adanya tanda-tanda pelanggaran HAM. “Setiap orang yang rasa keamananya terganggu, berarti sudah terlanggar hak asasinya,” kata Billah kepada wartawan.

Oyah, 25 tahun, warga Bojong, melihat keponakannya yang berusia 15 tahun ditendang dan diinjak aparat berseragam dan bersepatu. Ia juga melihat tetangganya, Dedeh, ditembak kakinya.

Ibu Omat, 50 tahun, penjual perabotan di Bojong, juga mengadukan anaknya yang ditembak. Sekarang anak Ibu Omat ada di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Ontin, 29 tahun, mengaku suaminya Dudung, 30 tahun, hilang dari kemarin pukul 14.00 WIB. Ontin mengaku suaminya dibawa Lurah Bojong, Husein.

Sedangkan Anah, 22 tahun, mengadukan adiknya, Naim, yang ditangkap oleh Brimob. Menurut Anah, tidak ada surat perintah penangkapan, petugas langsung mendobrak dan menggeledah rumah. Masih, 24 tahun, mengaku suaminya Endi, 24 tahun, sopir ojek, tertembak dan berada di Rumah Sakit Kramatjati sekarang.

Menurut pendamping keluarga korban, Alin, dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), sampai pengaduan ke Komnas HAM ini dilakukan, keluarga korban belum dapat menjenguk korban. Warga yang kena tembak, menurut Alin, tiga orang dirawat di Rumah Sakit Kramatjati, empat orang di Rumah Sakit Thamrin. Setelah pengaduan keluarga korban, anggota Komnas HAM menemani keluarga korban menjenguk ke rumah sakit Kramatjati, dan ke Bojong.

Fanny Febiana-Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data