Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Pascakerusuhan, Polisi Sweeping Warga Bojong
Senin, 22 November 2004 | 16:50 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor: Polisi yang dibantu pasukan Brimob mulai melakukan sweeping terhadap warga yang dicurigai ikut terlibat aksi kerusuhan di tempat pembuangan sampah Bojong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selain di lokasi kejadian, aksi sweeping pada Senin (22/11) siang ini juga dilakukan di RS MH Thamrin, Cileungsi. Di rumah sakit ini polisi mengamankan enam orang keluarga korban untuk dimintai keterangan.

Sekitar 2.000 warga Bojong dari tujuh desa pada Senin pagi mengamuk dan merusak bangunan di areal Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bojong. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap uji coba tempat pembuangan sampah yang ditolak warga karena bakal mencemari lingkungan. Aparat yang berada di lokasi akhirnya melepaskan tembakan dan melukai sejumlah warga.

Aksi sweeping juga dilakukan polisi di sekitar TPST Bojong. Mereka mendatangi rumah-rumah penduduk yang sebelumnya dikunci oleh penghuninya. Mereka mengetuk pintu dan menanyakan semua penghuni yang ada di rumah. Jika ada penghuni pria, langsung digiring.

Saat ini polisi dari Polres Bogor, Polwil Bogor dibantu satu satuan setingkat kompi pasukan Brimob, Satuan Pelopor Kedung Halang Bogor. Mereka berjaga-jaga di seputar TPST Bojong dengan senjata lengkap. Kapolwil Bogor Komisaris Besar Bambang Sugeng, langsung mendatangi lokasi untuk melihat situasi pascakerusuhan.

Di Rumah Sakit MH Thamrin, lima orang luka tembak masih dalam penanganan tim medis yakni, Dede alias Abu Bakar tertembak kaki kirinya, Hendi tertembak pantat kirinya, Oman, Sanin dan Minun semuanya warga Desa Bojong tertembak kaki kirinya.

Deffan Purnama?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bojong Rusuh, Tujuh Orang Ditembak
Mabes Polri Tambah Satu Kompi Brimob di Poso
Nurdin Halid Tetap Ditahan Saat Lebaran
Polri Bentuk Tim Penyelidik Kematian Munir
Keluarga Munir Minta Investigasi Menyeluruh
Polisi Kalimantan Timur Tangkap Pencuri Kayu
Polri Kerahkan Dua Pertiga Kekuatan Untuk Amankan Lebaran
Presiden dan Wakil Buka Puasa dengan Kapolri
Kepala Pusat Laboratorium Forensik Polri Akan Diganti
DKI Kembali Manfaatkan Incinerator Untuk Menanggulangi Sampah
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data