Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Arus Mudik Masih Banjiri Stasiun Senen
Senin, 22 November 2004 | 14:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Arus mudik masih terlihat di Stasiun Senen Jakarta Pusat, Senin (22/11). Diperkirakan jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Senen masih berkisar antara 8 - 9 ribu penumpang, masih lebih tinggi dari penumpang hari-hari biasa yang rata-rata 6 - 7 ribu. Ribuan penumpang masih terlihat menunggu keberangkatan kereta di peron stasiun.

Meski demikian, pihak stasiun telah melepas pemasangan tenda di halaman stasiun dan loket yang sebelumnya juga dipersiapkan untuk arus mudik di halaman stasiun. Saat ini, para calon penumpang dilayani dengan loket yang ada di Stasiun Senen.

Menurut Kepala Stasiun Senen Soetarto, sejumlah organisasi massa dan lembaga swadaya masyarakat yang sebelumnya membantu kelancaran arus mudik sejak hari Minggu kemarin juga telah menarik diri. "Kecuali polisi," kata Soetarto. Menurutnya, petugas polisi masih disiagakan di stasiun Senen sejumlah 35 personil, terdiri 20 anggota Brimob dan 20 anggota Polsek. Tugas polisi ini masih akan disiagakan sampai tanggal 25 November. Tugas polisi ini tidak hanya untuk membantu kelancaran tetapi untuk mengamanan.

Hingga hari ini, katanya, ribuan penumpang arus balik masih mengalir. Sebagian diantara mereka ada yang turun tengah malam. Mereka rata-rata memilih menginap atau menunggu di stasiun hingga pagi hari. Untuk mengantisipasi kerawanan, petugas ini disiagakan.

Dituturkannya, hari ini pihak juga masih memberangkatkan empat kereta bantuan lebaran. Diantaranya KA Kuto Jaya Ekonomi Lebaran, KA Kertajaya, KA Fajar Utama jurusan Semarang, dan KA Progo Lebaran. Meski dimaksudkan pemberangkatan kereta bantuan lebaran ini untuk mengantisipasi arus balik dari sejumlah daerah seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Kutoarjo. Hingga saat ini kereta masih mengangkut arus mudik yang berangkat dari Stasiun Senen dan stasiun-stasiun lainnya.

Berdasarkan data posko lebaran stasiun Senen, puncak arus balik terjadi pada H+5 (20/11) yang mencapai 15.083 penumpang. Sedang pada hari Minggu (21/11) kemarin jumlah penumpang mencapai 13.609 penumpang. Hari ini jumlah arus balik penumpang diprediksi masih berkisar antara 12 hingga 13 ribu penumpang.

Ramidi-Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jabatan Sultan dan Kepala Daerah Dipisah
Juku Eja Optimis Pecahkan Mitos
Kalla: Bentrok Salemba Soal Tanah dan Pagar
Pemerintah Diminta Libatkan PGRI dalam Sertifikasi Guru
Kalla Berharap Alex Noerdin Pimpin Sumatera Selatan

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data