|
Metro
Polisi Tangkapi Warga Bojong
Senin, 22 November 2004 | 14:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi menangkap 14 warga Bojong yang ikut dalam aksi yang berakibat rusuh di seputar TPST Bojong, Bogor, Jawa Barat. Warga lainnya juga masih dalam pengejaran polisi. Situasi terakhir di seputar TPST Bojong sudah sepi, karena warga menyembunyikan diri takut tertangkap.
Hingga saat ini, Barikade di tengah jalan belum disingkirkan, sehingga mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk ke areal TPST Bojong. Polisi juga mulai mendata kerusakan dan melakukan pemeriksaan awal terhadap warga yang ditangkap. Menurut Wakil Kepala Polres Bogor, Komisaris T. Irpan, mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan apapun atas amuk massa ini.
"Nanti yang memberi penjelasan Kapolres Bogor, bukan saya," tegas Irpan. Sedangkan, puluhan rumah di sekitar lokasi TPST Bojong mengunci diri karena takut polisi mendatangi rumah mereka.
Salah satu warga yang mengalami nasib sial yakni Nyonya Anih, 28 tahun, sempat ditampar polisi ketika menanyakan keberadaan suaminya. Padahal suaminya, Beben, sejak kemarin tidak pulang. Polisi yang tidak percaya memaksa masuk kedalam rumah untuk mencari. Setelah tidak ditemui, polisi itu pun pergi mencari warga lainnya.
Sementara itu, di lain tempat korban yang luka maupun tertembak sudah dilarikan ke Rumah Sakit MH Thamrin, Cileungsi, Bogor. Diantaranya, Oman, Endi, Rizal, Anin, Hendra dan Abu Bakar alias Dede.
Deffan Purnama-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|